BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Tgk Saifuddin A. Rasyid Ingatkan Umat Islam Ambil Hikmah Bencana Akhir Tahun

T.Jamaluddin - Jumat, 26 Desember 2025 13:55 WIB
Tgk Saifuddin A. Rasyid Ingatkan Umat Islam Ambil Hikmah Bencana Akhir Tahun
UIN Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, dalam khutbah Jumat di Masjid Jamik Kopelma Darussalam, Kampus Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (26/12/2025). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Menjelang akhir tahun, umat Islam di Aceh diajak merenungkan pelajaran dari dua peristiwa besar yang menimpa Indonesia, yakni Tsunami Aceh 26 Desember 2004 dan banjir besar di Sumatera pada 26 November 2025.

Ajakan ini disampaikan akademisi UIN Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, dalam khutbah Jumat di Masjid Jamik Kopelma Darussalam, Kampus Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Jumat (26/12/2025).

Menurut Tgk Saifuddin, kedua bencana telah merenggut banyak nyawa, menghancurkan harta benda, serta merusak masa depan masyarakat.

Baca Juga:

Meski demikian, setiap musibah menyimpan hikmah yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi kehidupan beriman dan bermasyarakat.

"Musibah bukan sekadar peristiwa duka, tetapi juga harus kita kaji dengan cerdas. Mengapa Allah menimpakan musibah itu, dan pelajaran apa yang perlu kita ambil untuk memperbaiki langkah kehidupan kita serta generasi yang akan datang," ujarnya.

Tgk Saifuddin menegaskan bahwa bencana tidak selalu terjadi karena takdir semata. Faktor ulah manusia, seperti kesalahan tata kelola lingkungan, perilaku konsumtif, dan kelalaian pejabat, juga dapat menjadi penyebab bencana.

Ia menyoroti banjir besar di Sumatera 2025 sebagai contoh, yang menurutnya berkaitan dengan degradasi hutan, keserakahan sebagian pengusaha, dan kesalahan pengambil kebijakan.

Dalam khutbahnya, Tgk Saifuddin juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemaksiatan yang dibiarkan terus terjadi, karena hal itu bisa memicu murka Allah.

Ia menekankan pentingnya menjadikan akhir tahun sebagai momen evaluasi diri dan memperkuat pondasi iman serta ketakwaan untuk memasuki tahun berikutnya.

"Sering kita melihat kemaksiatan dilakukan di depan mata, namun kita biarkan seolah itu hal biasa. Mari berhenti dari kemaksiatan di tahun ini, bertaubat, dan tidak melanjutkannya ke tahun berikutnya. Umur kita tidak ada yang tahu," tegasnya.

Di akhir khutbah, Tgk Saifuddin mendoakan agar musibah besar seperti tsunami Aceh 2004 dan bencana ekologis 2025 tidak terulang kembali, serta agar generasi mendatang hidup dalam keberkahan, iman, dan ketakwaan.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Peringati 21 Tahun Tsunami, Aceh Gelar Doa Bersama Korban Banjir dan Longsor
Kementerian PU Fokus Benahi Sumber Daya Air untuk Pulihkan Aceh Pascabanjir
Mabes Polri Kembali Kerahkan 300 Personel untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh
Debitur KUR Aceh Bakal Dibebaskan dari Angsuran dan Bunga, Ini Penjelasan Airlangga
Mesjid di Peureulak Barat Kembali Difungsikan Berkat Gotong Royong ICMI Aceh
78 Warga dan Personel Polri Terima Layanan Kesehatan Gratis di Bendahara, Aceh Tamiang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru