Sementara Nahdlatul Ulama (NU) memakai hisab imkanur rukyah, dan Muhammadiyah menggunakan hisab hakiki wujudul hilal melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Perbedaan metode ini kerap membuat selisih satu hari dalam penetapan awal puasa.
Berdasarkan kalender resmi Kemenag, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sedangkan Muhammadiyah menetapkan Rabu, 18 Februari 2026.
Umat Islam dianjurkan menunggu pengumuman resmi melalui sidang isbat untuk kepastian ibadah puasa.