BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Pj Gubernur DKI Teguh Setyabudi Tinjau Penanganan Banjir Rob di Penjaringan Jakarta Utara

BITVonline.com - Senin, 18 November 2024 07:57 WIB
Pj Gubernur DKI Teguh Setyabudi Tinjau Penanganan Banjir Rob di Penjaringan Jakarta Utara
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, melakukan peninjauan langsung ke kawasan Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut), Senin (18/11/2024), untuk memastikan penanganan banjir rob yang belum juga surut. Meskipun genangan banjir yang terjadi akibat luapan air laut (rob) mulai berkurang, beberapa wilayah masih terendam, khususnya di Kelurahan Pluit dan Marunda.

Teguh Setyabudi didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Asbang) DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Utara, serta Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Dalam peninjauan ini, Pj Gubernur berfokus pada upaya percepatan penanganan banjir rob yang telah melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Dinas SDA DKI Jakarta melalui akun Instagram resmi, pihaknya sudah mengerahkan petugas dari tim “pasukan biru” untuk melakukan penyedotan genangan di beberapa titik yang masih terdampak banjir. Selain itu, Dinas SDA juga berkoordinasi dengan instansi terkait dan aparatur pemerintah setempat untuk memastikan saluran air berfungsi optimal dalam mengurangi genangan air.

“Tim pasukan biru sudah disebar ke titik-titik yang terendam untuk menyedot genangan. Kami juga melakukan kolaborasi dengan berbagai instansi agar penanganan bisa berjalan lebih cepat dan efektif,” ujar Kepala Dinas SDA DKI Jakarta.

Pada pukul 13.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa genangan banjir rob masih terdapat di 3 RT dan 4 ruas jalan. Meskipun ada penurunan dari sebelumnya, sejumlah titik di wilayah Jakarta Utara masih terendam, terutama di Kelurahan Pluit dan Marunda.

Di Kelurahan Pluit, satu RT terendam dengan ketinggian banjir sekitar 20 cm, sementara di Marunda terdapat dua RT yang terendam dengan ketinggian sekitar 10 cm. Selain itu, sejumlah ruas jalan di kawasan Pelabuhan Muara Baru dan Jalan RE Martadinata di Tanjung Priok juga terendam banjir dengan ketinggian mencapai 40 cm di beberapa titik.

Jalan RE Martadinata (depan JIS), Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara: Ketinggian 25 cm Jalan Hiu, Pelabuhan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan: Ketinggian 40 cm Jalan Cumi, Pelabuhan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan: Ketinggian 25 cm Jalan Tuna, Pelabuhan Muara Baru, Kelurahan Penjaringan: Ketinggian 30 cm

Sementara itu, BPBD DKI Jakarta melaporkan bahwa satu RT di Marunda sudah surut, tetapi status genangan di sebagian wilayah lainnya masih bertahan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang terjadi antara tanggal 14 hingga 21 November 2024, akibat fase bulan baru yang meningkatkan ketinggian pasang air laut. BPBD DKI Jakarta mencatat bahwa Pintu Air Pasar Ikan saat ini berstatus Bahaya/Siaga 1 pada Senin (18/11) pukul 10.00 WIB.

Masyarakat di kawasan pesisir Jakarta, khususnya yang tinggal di sekitar wilayah Jakarta Utara, diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan genangan yang terjadi akibat rob, terutama saat pasang air laut. BPBD DKI juga mengingatkan agar warga segera menghubungi layanan darurat di nomor telepon 112 jika menghadapi situasi darurat terkait banjir atau bencana alam lainnya.

Teguh Setyabudi, dalam peninjauannya, juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menangani masalah banjir rob yang kerap melanda Jakarta Utara, terutama pada musim puncak air laut pasang. Penanganan yang komprehensif dan cepat sangat dibutuhkan untuk mengurangi dampak genangan, serta mencegah kerugian material dan sosial yang lebih besar.

BPBD DKI Jakarta dan Dinas SDA terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi lain untuk memberikan respons yang lebih cepat dan lebih efisien dalam menangani banjir rob. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus memperbarui informasi terkait kondisi cuaca dan banjir melalui berbagai kanal resmi, termasuk media sosial dan layanan publik. (JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru