Konferensi Internasional Selat Malaka 2026 Hasilkan 10 Resolusi dan 10 Rekomendasi Kebijakan
KEPULAUAN RIAU Konferensi Internasional mengenai Selat Malaka yang pertama atau 1st International Conference on The Strait of Malacca (I
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, mengklarifikasi bahwa perbedaan dalam penentuan Hari Raya Idul Fitri 1447 H bukan berarti adanya ketidaktaatan terhadap keputusan pemerintah.
Menurutnya, baik umat Islam yang merayakan Lebaran hari ini maupun besok, keduanya tetap taat kepada pemerintah.
"Jadi ini kan kita sudah biasa berbeda, dan jangan diinterpretasikan bahwa yang penting taat kepada pemerintah itu berarti Lebarannya harus sama. Yang merayakan hari ini maupun besok itu, keduanya sama-sama taat kepada pemerintah," ujar Muhadjir saat ditemui di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).Baca Juga:
Muhadjir menanggapi kecenderungan narasi yang menyebutkan bahwa kelompok yang merayakan Lebaran lebih awal dianggap tidak taat kepada pemerintah.
Ia menekankan, masalah tersebut bukan mengenai kesamaan hari raya, melainkan bagaimana masing-masing kelompok memiliki argumen yang kuat mengenai penentuan waktu tersebut.
"Bukan itu urusannya. Ini juga bukan soal taat yang harus semuanya bareng, itu bukan. Itu yang perlu saya sampaikan," tegasnya.
Mengacu pada ceramah cendekiawan muslim Muhammad Quraish Shihab yang disampaikan di Istana Negara beberapa waktu lalu, Muhadjir mengatakan bahwa setiap umat Muslim yang menyaksikan datangnya bulan Ramadhan hendaknya berpuasa, dan itu berlaku dengan dasar keyakinan serta akal sehat.
"Karena kita akal sehat kita menyatakan bahwa ada Tuhan, itu sama halnya dengan kita berkeyakinan dalam Islam, bahwa kita mengikuti bulan Ramadhan dan lebaran berdasarkan keyakinan," katanya.
Lebih lanjut, Muhadjir menjelaskan bahwa Muhammadiyah mengikuti prinsip tajdid dalam panduan keagamaan, termasuk dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Organisasi tersebut merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal dalam perhitungan wujudul hilal, yang berlaku secara internasional, bukan hanya di Indonesia.
"Artinya, sekarang untuk wujudul hilal itu, keberadaan hilal itu tidak hanya diukur di wilayah tertentu tetapi berlaku di seluruh dunia. Tahun ini, misalnya, hilal muncul di Alaska pada tanggal satu. Ketika hilal itu muncul di Alaska, maka seluruh dunia mengikuti itu, tidak hanya di Alaska saja," tambahnya.
Muhadjir juga menekankan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal yang telah diratifikasi oleh lebih dari 10 negara.
Perbedaan penentuan Idul Fitri, menurutnya, merupakan perbedaan metodologi yang seharusnya tidak dipertajam atau dipersoalkan.*
(oz/ad)
KEPULAUAN RIAU Konferensi Internasional mengenai Selat Malaka yang pertama atau 1st International Conference on The Strait of Malacca (I
PEMERINTAHAN
BATU BARA Menurut informasi, kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Umum Simpang Sei BejangkarTanjung Tiram, tepatnya di sekita
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pengembangan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia mengungkap dugaan pungutan liar atau pungli terhadap warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) K
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Harfan Bahar didakwa membawa narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Milite
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan melalui pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara bersama Bank Sumut menghadirkan program KMG MERDEKA atau Kredit Multi Gu
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah bahkan
EKONOMI
MEDAN Seorang perempuan asal Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Wulamsari (27), diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan
PERISTIWA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula M
PEMERINTAHAN