Buruh Soroti Kebijakan WFH ASN: Efisiensi atau Ganggu Pelayanan Publik?
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
MEDAN — Sebanyak 1.500 jemaah Muhammadiyah melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H di lapangan SD Sutomo, Jalan Thamrin, Kota Medan, pada Jumat pagi (20/3).
Pelaksanaan Salat Id yang dimulai pukul 08.00 WIB diawali dengan kumandang takbir yang menggetarkan suasana khidmat di lapangan tersebut.
Ketua Majelis Tabligh Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Medan Kota, Jaya Tarigan, menyampaikan bahwa tahun ini, pelaksanaan Salat Id di lapangan SD Sutomo mencatatkan jumlah jemaah yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Baca Juga:
"Total jamaah yang hadir sekitar 1.500 orang. Tahun ini cukup membludak, berbeda dengan tahun lalu," ujarnya.
Meski perayaan Idul Fitri kali ini berbeda waktu dengan keputusan pemerintah, Jaya Tarigan menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi semangat umat untuk memaknai Idul Fitri dengan penuh khidmat.
"Meskipun tahun ini berbeda waktu perayaan Idul Fitri dengan pemerintah, kita tetap melaksanakan Salat Id dengan penuh khidmat, tidak ada yang membedakan pemaknaan Idul Fitri itu sendiri," ujarnya.
Pelaksanaan Salat Id di lapangan SD Sutomo ini memiliki makna sejarah yang mendalam.
Jaya mengungkapkan bahwa lokasi ini telah menjadi tempat pelaksanaan Salat Id sejak 50 tahun yang lalu.
"Sebelum SD ini dibangun juga sudah dilaksanakan Salat Id di sini. Banyak jamaah yang memiliki kenangan dengan orang tua atau kakek dan nenek mereka yang dahulu juga melaksanakan Salat Id di sini," tambahnya.
Meskipun sederhana, persiapan Salat Id di lokasi ini tetap berjalan lancar dan penuh kebersamaan.
"Alhamdulillah pelaksanaan Salat berjalan lancar tanpa kurang sesuatu apapun. Cuaca juga mendukung. Biasanya seusai salat, kami melakukan silaturahmi," lanjutnya.
Selain melaksanakan Salat Id, kegiatan silaturahmi antarjamaah menjadi momen yang dinanti.
Jaya mengatakan, saling bertegur sapa dan mempererat ukhuwah Islamiyah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri di lapangan ini.
Jaya berharap agar perbedaan waktu dalam merayakan Idul Fitri tidak mempengaruhi keharmonisan umat.
"Semoga dengan perbedaan ini, kita tetap menjaga ukhuwah dan persatuan. Idul Fitri adalah waktu untuk saling memaafkan, dan semoga berkah yang kita harapkan bisa dirasakan oleh seluruh umat," ujarnya menutup wawancara.*
(d/ad)
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingg
SAINS DAN TEKNOLOGI
WASHINGTON D.C. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) bahwa dirinya telah memperingatkan Perda
INTERNASIONAL
ACEH BESAR Tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW menjadi renungan mendalam bagi umat Islam di penghujung bulan Ra
AGAMA
OlehMarsudin Nainggolan.ADA satu jenis hukuman yang tidak pernah dijatuhkan di ruang sidang, tetapi dampaknya bisa jauh lebih panjang dari
OPINI
JAKARTA Jelang Lebaran 2026, para pemain FC Mobile dapat merayakan dengan hadiah spesial dari EA Sports melalui serangkaian kode redeem te
ENTERTAINMENT
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi mengubah pola pembayaran honor bilal mayit dan penggali kubur. Yang sebelumnya diba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya perusahaan memandang mudik pekerja sebagai bagian dari upaya m
NASIONAL
SIMALUNGUN Mantan fungsionaris DPC PDIP Kabupaten Simalungun, Sarmuliadin Sinaga, mempertanyakan mengapa Konfercab (Konferensi Cabang) P
POLITIK
YOGYAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau para elite bangsa untuk menjadi teladan dalam menjaga p
NASIONAL