BREAKING NEWS
Minggu, 17 Mei 2026

Sejarah dan Dinamika Pemikiran Islam: Dari Antropologi Agama hingga Makna Tauhid dalam Ibadah

T.Jamaluddin - Minggu, 17 Mei 2026 07:24 WIB
Sejarah dan Dinamika Pemikiran Islam: Dari Antropologi Agama hingga Makna Tauhid dalam Ibadah
Ustaz DR H. Aslam Nur, MA. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH — Dalam perspektif antropologi keagamaan, agama dipandang sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan sejarah manusia.

Pandangan ini kembali disoroti dalam pengajian rutin Ahad Subuh di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Banda Aceh, Minggu (17/5/2026), yang menghadirkan Ustaz DR H. Aslam Nur, MA.

Dalam ceramahnya, Aslam menegaskan bahwa sejak awal keberadaan manusia di bumi, kesadaran akan adanya kekuatan yang lebih tinggi telah menjadi bagian dari kehidupan.

Baca Juga:

Keterbatasan manusia dalam menghadapi bencana alam, kematian, penyakit, hingga berbagai fenomena misterius, menurutnya, menjadi titik awal lahirnya kesadaran beragama.

"Manusia sejak awal selalu mencari tempat bergantung dan perlindungan. Dari situ tumbuh kesadaran spiritual yang kemudian berkembang menjadi sistem kepercayaan," ujar Aslam.

Tiga Unsur Dasar Agama

Dalam kajian antropologi agama, ia menjelaskan bahwa agama secara umum memiliki tiga unsur utama, yakni unsur kepercayaan terhadap kekuatan supranatural, unsur ritual atau ibadah sebagai bentuk komunikasi spiritual, serta unsur norma yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan sosial.

Ketiga unsur tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa agama tidak hanya berkaitan dengan keyakinan personal, tetapi juga membentuk tatanan sosial dalam masyarakat sejak peradaban awal.

Pada masa-masa awal peradaban, praktik keagamaan disebutnya kerap melebur dengan budaya.

Aktivitas sakral menjadi bagian dari tradisi, sementara ritual dipahami sebagai sarana untuk memperoleh keselamatan dan perlindungan dari kekuatan gaib.

Sejumlah temuan arkeologis di berbagai wilayah, termasuk di kawasan Anatolia, Turki, menunjukkan adanya situs pemujaan kuno yang diperkirakan berusia puluhan ribu tahun sebelum Masehi.

Temuan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa praktik spiritual telah hadir sejak awal sejarah manusia.

Evolusi Praktik Keagamaan

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
12 Calon Haji Asal Sumut Gagal Berangkat ke Tanah Suci karena Sakit
Terkuak! Asal-usul Kota Kisaran Ternyata Sudah Tercatat Sejak 1823
Ibadah Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Wujud Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong
Beri Semangat kepada Peserta, Bupati Baharuddin Hadir di Acara MTQ XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara
Plh Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pawai HUT ke-78 YMPI, Dorong Penguatan Pendidikan Islam
Jelang Puncak Haji, PPIH Arab Saudi Bentuk Satgas Armuzna untuk Pastikan Layanan dan Pengamanan Jemaah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru