BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

APBN 2025: Presiden Prabowo Rencanakan Belanja Negara Rp 3.621 Triliun, Apa Saja Proyek Utamanya?

BITVonline.com - Rabu, 23 Oktober 2024 06:36 WIB
APBN 2025: Presiden Prabowo Rencanakan Belanja Negara Rp 3.621 Triliun, Apa Saja Proyek Utamanya?
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Presiden Prabowo Subianto akan mendapatkan anggaran belanja yang signifikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2025, yang dipatok sebesar Rp 3.621 triliun. Anggaran ini tertera dalam Undang-Undang Nomor 62 tahun 2024 tentang APBN 2025, yang ditandatangani oleh Presiden ke-7 Joko Widodo pada 17 Oktober 2024, tepat sebelum transisi pemerintahan ke Prabowo.

Berdasarkan dokumen resmi, total anggaran belanja negara untuk tahun 2025 direncanakan mencapai Rp 3.621.313.743.500.000. Dalam struktur tersebut, anggaran belanja pemerintah pusat mendapatkan porsi sebesar Rp 2.701.441.624.917.000. Anggaran ini akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk belanja berdasarkan fungsi, organisasi, dan program pemerintah pusat.

Alokasi Anggaran untuk 87 Lembaga

Dalam lampiran undang-undang tersebut, dijelaskan bahwa anggaran disiapkan untuk total 87 lembaga negara, termasuk kementerian. Namun, nomenklatur kementerian yang dicantumkan masih mengacu pada struktur yang ada di era Kabinet Indonesia Maju di bawah Jokowi.

“Rincian anggaran belanja pemerintah pusat menurut organisasi, fungsi, dan program tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tak terpisahkan dari undang-undang ini. Apabila ada perubahan, akan diatur melalui Peraturan Presiden,” ujar pasal 8 ayat 5 dari undang-undang tersebut.

Rencana Penerimaan Negara

Selain alokasi belanja, target penerimaan negara pada APBN 2025 juga menjadi sorotan. Pemerintah menargetkan penerimaan negara mencapai Rp 3.005 triliun, yang diperkirakan berasal dari berbagai sumber, termasuk pajak dan non-pajak.

Pengumuman tentang anggaran ini datang seiring dengan pembentukan Kabinet Merah Putih yang diumumkan oleh Prabowo, yang mencakup lebih banyak menteri dibandingkan dengan kabinet sebelumnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintahan baru untuk melakukan pembaruan dan reformasi dalam pengelolaan anggaran negara.

Perubahan dan Adaptasi Anggaran

Penting untuk dicatat bahwa meskipun anggaran telah ditetapkan, ada kemungkinan perubahan dalam alokasi anggaran sesuai kebutuhan pemerintahan baru. Prabowo dan timnya diharapkan dapat merancang dan mengimplementasikan kebijakan yang sesuai dengan prioritas pembangunan nasional, sekaligus memperhatikan keberlanjutan fiskal negara.

Kebijakan anggaran yang tepat dan efektif akan menjadi kunci bagi pemerintahan Prabowo untuk mencapai target-target pembangunan dan memenuhi harapan masyarakat akan peningkatan kesejahteraan.Dengan anggaran yang telah ditetapkan, pemerintahan Prabowo Subianto diharapkan dapat fokus pada eksekusi proyek dan program-program strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran juga akan menjadi sorotan utama untuk memastikan bahwa belanja negara benar-benar bermanfaat bagi rakyat.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru