BREAKING NEWS
Sabtu, 10 Oktober 2026

Kisah Abdullah bin Mas'ud Bertanya tentang Dosa Terbesar, Ini Jawaban Rasulullah SAW

Adelia Syafitri - Sabtu, 10 Oktober 2026 07:34 WIB
Kisah Abdullah bin Mas'ud Bertanya tentang Dosa Terbesar, Ini Jawaban Rasulullah SAW
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Dalam ajaran Islam, manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang tidak luput dari kesalahan dan dosa.

Namun, umat Islam diajarkan untuk menjauhi perbuatan yang dilarang agama serta memperbaiki diri melalui tobat dan memperbanyak amal kebaikan.


Salah satu hadits yang menjelaskan tentang dosa terbesar diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud.

Baca Juga:

Dalam hadits tersebut, Abdullah bin Mas'ud bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai dosa yang paling besar.

Mengutip Sunan At-Tirmidzi Jilid 4 karya Imam At-Tirmidzi, Rasulullah SAW menjelaskan tiga perbuatan yang termasuk dosa besar, yakni mempersekutukan Allah, membunuh anak karena takut ikut makan bersama orang tuanya, serta berzina dengan istri tetangga.

Kisah Abdullah bin Mas'ud Bertanya tentang Dosa Terbesar

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, ia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang dosa yang paling besar.

Rasulullah SAW bersabda:

أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ

"Yaitu menjadikan sekutu untuk Allah, padahal Dia telah menciptakanmu."

Mendengar jawaban tersebut, Abdullah bin Mas'ud bertanya kembali, "Kemudian apa lagi?"

Rasulullah SAW menjawab:

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mengapa Umat Islam Harus Meneladani Rasulullah SAW? Ini Penjelasan Prof Hasanuddin Yusuf Adan
Menag Nasaruddin Umar di Mahasabha XIII PHDI: Jika Cinta Sudah Berbicara, Semuanya Akan Mudah
Jangan Asal Cerita ke Teman! Ini Hukum Membongkar Rahasia Ranjang Menurut Islam
Sambut Hari Santri Bupati Anton & MUI Simalungun Matangkan Sinergi Ulama-Umara
GEKIRA Tanjungbalai Siapkan Perayaan Natal, Wakil Wali Kota Fadly Abdina Apresiasi dan Dukung Toleransi
Mengenal Al Jabbar, Asmaul Husna untuk Memohon Kekuatan dan Perlindungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru