Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, memiliki sebuah talang air berlapis emas yang dikenal dengan nama Mizab Ar-Rahmah. Talang ini berfungsi mengalirkan air hujan dari atap Ka'bah, termasuk ketika bangunan suci tersebut menjalani proses pencucian.
Mizab Ar-Rahmah menjadi salah satu bagian menarik dari bangunan Ka'bah karena material dan bentuknya yang khas. Berdasarkan buku Haji dan Umrah karya M. Quraish Shihab, sebagaimana dikutip detikHikmah, talang tersebut belum ada pada masa Nabi Ibrahim AS.
Talang air itu pertama kali dibuat oleh Suku Quraisy bersamaan dengan pembangunan atap Ka'bah.
Baca Juga:
Ukuran Talang Emas Ka'bah
Mizab Ar-Rahmah terletak di sisi utara Ka'bah, sekitar 60 sentimeter di bawah atap. Panjang keseluruhan talang mencapai 2,5 meter, dengan sebagian strukturnya tertanam di dinding bangunan.
Bagian yang tertanam di dinding Ka'bah memiliki panjang sekitar 58 sentimeter. Sementara itu, bagian talang yang menonjol keluar berukuran panjang 1,95 meter, tinggi 23 sentimeter, dan lebar 26 sentimeter.
Dalam buku Ka'bah Rahasia Kiblat Dunia, kedua sisi talang disebut dilapisi kayu jati setebal 2 sentimeter dan emas murni dengan kadar 99,9%. Material tersebut membuatnya dikenal luas sebagai talang emas Ka'bah.
Strukturnya juga dilengkapi tembaga antikarat setebal 4 milimeter. Setiap palang diberi pengikat dengan berat sekitar 660 gram.
Selain itu, salah satu palang dihiasi rangkaian perak seberat 2,5 kilogram dengan panjang 190 sentimeter. Secara keseluruhan, terdapat 90 ikatan penguat pada struktur talang tersebut.
Mengapa Talang Ka'bah Dipasangi Paku Tajam?
Mizab Ar-Rahmah tidak hanya dirancang untuk mengalirkan air hujan. Bagian atas talang juga dilengkapi paku-paku kecil dan tajam untuk mencegah burung hinggap di atasnya.
Dikutip dari situs resmi Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, pencegahan tersebut bertujuan menjaga kebersihan talang dan area di bawahnya.
Kotoran burung dikhawatirkan dapat mengotori talang serta mencemari lantai Hijr Ismail yang berada tepat di bawah Mizab Ar-Rahmah.
Sejarah Pembaruan Talang Emas
Mizab Ar-Rahmah mengalami perubahan dan penyempurnaan sepanjang sejarahnya. Dalam sumber yang dikutip, bentuk pancuran ini disebut meniru pancuran Sultan Ahmad pada 1021 Hijriah atau 1612 Masehi, dengan sejumlah penyempurnaan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.