Tolak Beri Uang Rp500 Ribu, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman Kampung
PURWAKARTA Seorang pria bernama Dadang, pemilik hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Kebocoran data kembali menghantui Indonesia, kali ini mencakup enam juta data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Menanggapi insiden ini, Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, mendesak pemerintah untuk segera menangani masalah peretasan tersebut dengan meningkatkan keamanan siber dan perlindungan data pribadi masyarakat.
Dalam keterangannya pada Jumat (20/9), Sukamta menegaskan bahwa kebocoran data ini merupakan alarm keras bagi pemerintah untuk memperkuat sistem keamanan siber di seluruh sektor, baik pemerintah maupun swasta. “Ini sudah terjadi yang kesekian kalinya, dan harus menjadi alarm keras untuk Pemerintah agar segera meningkatkan keamanan siber sehingga data setiap warga negara terlindungi,” ujarnya.
Dari data yang bocor, beberapa tokoh publik teridentifikasi, termasuk NPWP Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sukamta menyebut bahwa insiden ini menunjukkan bahwa kebocoran data tidak boleh hanya berhenti pada investigasi, tetapi harus ada tindakan nyata yang diambil. “Pemerintah harus segera mengambil langkah konkret dalam memperkuat keamanan siber di semua sektor,” tegasnya.
Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyatakan bahwa perlindungan data harus menjadi prioritas utama dan bukan hanya reaksi terhadap insiden yang terjadi. “Ini harus menjadi kebijakan jangka panjang yang sistematis,” lanjutnya.
Sukamta menambahkan bahwa serangan siber kali ini lebih serius karena menyasar data sensitif para pejabat negara. Ia meminta pemerintah untuk memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat agar dapat merasa aman. “Masyarakat harus tahu langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk melindungi data mereka,” katanya.
Selain itu, Sukamta mendorong agar segera dibentuk Otoritas Perlindungan Data Pribadi (PDP) sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang No. 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. “Saya sudah berulang kali menyampaikan untuk segera keluarkan aturan pembentukan lembaga PDP. Banyaknya kasus kebocoran data yang bahkan penegakan hukumnya pun jarang ada kejelasan menunjukkan Indonesia sudah sangat membutuhkan lembaga perlindungan data,” tegas Sukamta.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya mengikuti perkembangan teknologi dan merekrut tenaga IT yang berkompeten agar sistem perlindungan data tidak mudah diretas. “Jangan asal comot sebagai formalitas saja,” tambahnya.
Kebocoran enam juta data NPWP ini pertama kali diungkap oleh pendiri Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto, yang mencatat adanya penjualan data tersebut di forum ilegal. Bjorka, seorang peretas, diduga terlibat dalam kebocoran ini, yang mencakup data sensitif milik Presiden Jokowi dan kedua putranya, Gibran Rakabuming Raka serta Kaesang Pangarep.
Menteri Keuangan Sri Mulyani juga telah meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan kementeriannya untuk melakukan evaluasi terhadap insiden ini. “Kita sedang, saya sudah minta pak Dirjen Pajak dan seluruh pihak di Kemenkeu untuk melakukan evaluasi terhadap persoalannya,” ungkapnya setelah Rapat Paripurna DPR RI RUU APBN 2025.
Kejadian ini menyoroti perlunya tindakan tegas dan peningkatan sistem keamanan data di Indonesia, guna melindungi informasi pribadi masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
(N/014)
PURWAKARTA Seorang pria bernama Dadang, pemilik hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dal
NASIONAL
MEDAN Persoalan tawuran yang berulang di kawasan Belawan kembali menjadi sorotan serius. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meneg
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PWA) Aceh kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya melalui program &039Aisyiyah Aceh Peduli
NASIONAL
MEDAN Rumah mantan polisi Bripka Horas Hutahuruk menjadi sasaran penjarahan saat tawuran terjadi di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan
HUKUM DAN KRIMINAL
LAMPUNG Warga Lampung, khususnya di Lampung Timur, Kota Metro, dan Lampung Selatan, digegerkan dengan penampakan benda bercahaya melinta
PERISTIWA
MEDAN Seorang influencer di Kota Medan berinisial D alias Mr Roberto (41) akhirnya ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menyekap d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat sebanyak 4.755 kasus keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanj
PERISTIWA
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram yang diduga ber
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Gelombang dukungan masyarakat sipil terhadap keberlanjutan pembangunan nasional semakin menguat. Sembilan Ketua Umum Organisasi Kem
NASIONAL