Satu Dekade PKBB Aceh, Brimob Teguhkan Persaudaraan dan Semangat Pengabdian Lintas Generasi
BANDA ACEH Keluarga besar Persatuan Keluarga Besar Brimob (PKBB) Aceh memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke10 PKBB Tahun 2026 sekaligu
NASIONAL
BITVONLINE.COM –Proses pendaftaran untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 di portal SSCASN resmi diperpanjang. Awalnya dijadwalkan berakhir pada 6 September 2024, pendaftaran kini akan berlangsung hingga 10 September 2024 pukul 23.59 WIB. Perubahan jadwal ini diumumkan melalui Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024, yang juga menjelaskan alasan di balik perpanjangan tersebut.
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan tambahan bagi pelamar yang belum berhasil menyelesaikan tahapan pendaftaran di portal. Salah satu kendala utama yang mendorong perpanjangan adalah masalah teknis terkait pembelian dan pemanfaatan e-meterai. Gangguan pada sistem e-meterai yang disediakan oleh Peruri menjadi penghambat signifikan bagi calon pelamar untuk menyelesaikan pendaftaran mereka tepat waktu.
“Kendala pembelian e-meterai oleh masyarakat di seluruh platform Peruri tidak dapat dibebankan kepada para calon pelamar. Oleh karena itu, Panselnas memutuskan untuk memberikan tambahan waktu pendaftaran selama empat hari,” kata Suharmen dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (5/9/2024).
Suharmen menambahkan bahwa optimalisasi pengisian formasi CPNS juga menjadi salah satu pertimbangan dalam perpanjangan jadwal pendaftaran. Tahun ini, pemerintah menyediakan 250.407 formasi untuk 69 instansi pusat dan 478 instansi daerah. Pemerintah berupaya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berkompetisi dalam seleksi CPNS.
Hingga 5 September 2024 pukul 08.00 WIB, jumlah pendaftar CPNS yang tercatat telah mencapai 2.922.336 orang, dengan jumlah pendaftar yang telah menyelesaikan proses pendaftaran atau submit/resume mencapai 1.011.148 orang.
Suharmen mengimbau para pelamar untuk tidak menunda pendaftaran mereka hingga mendekati batas akhir waktu. Kecenderungan untuk mendaftar pada detik-detik terakhir sering kali menyebabkan hambatan, baik pada sistem pendaftaran maupun pada pemrosesan dokumen.
“Para pelamar diharapkan memanfaatkan kesempatan waktu perpanjangan pendaftaran ini dengan sebaik-baiknya. Hindari mendaftar di detik-detik terakhir untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar,” tambahnya.
Panjang perpanjangan waktu pendaftaran ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah teknis dan mempermudah proses pendaftaran bagi calon pegawai negeri sipil di seluruh Indonesia.(N/014)
BANDA ACEH Keluarga besar Persatuan Keluarga Besar Brimob (PKBB) Aceh memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke10 PKBB Tahun 2026 sekaligu
NASIONAL
PALEMBANG Presiden Prabowo Subianto langsung menggelar rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla setibanya di Palembang,
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem menunjuk Taufik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh menggantikan M.
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Presiden Prabowo Subianto memberhentikan M Nasir Syamaun dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh. Nasir kemudian dilantik
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengajak generasi muda di daerahnya untuk melihat dan memanfaatkan berbagai peluang yang t
PEMERINTAHAN
BANDUNG Gerindra Jawa Barat buka suara mengenai isu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan meninggalkan partai tersebut untuk bergabung d
POLITIK
JAKARTA Aturan mengenai masa jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dalam UndangUndang Nomor 5 Tahun 2026 tentan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung menghadirkan ahli perbankan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Yunus Husein, dalam sidang praperadilan man
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Presiden Prabowo Subianto meminta tiga orang yang diduga berpurapura memancing saat berada di lokasi kebakaran hutan dan laha
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah dan aparat bergerak sedini mungkin menangani titik panas atau hotspot keba
NASIONAL