Pemerintah Kaji Ulang HET Minyakita, Distribusi BUMN Diperkuat untuk Jaga Harga dan Pasokan
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mengkaji ulang harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Miny
EKONOMI
BITVONLINE.COM BATUBARA—Masyarakat di Talawi, Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara kembali harus menelan pil pahit akibat buruknya pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tanjung Tiram. Sudah empat hari lamanya, masyarakat tidak mendapatkan pasokan air bersih. Tidak ada penjelasan yang jelas dari pihak PDAM mengenai penyebabnya. Seolah-olah, kondisi ini sudah menjadi “biasa” dan dianggap hal sepele oleh mereka yang seharusnya bertanggung jawab.
Krisis air bersih ini bukan kali pertama terjadi. Kejadian serupa telah sering kali berulang tanpa adanya solusi yang jelas dan konkret. Di saat masyarakat membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari, PDAM justru terkesan abai dan tidak serius dalam menjalankan tugasnya. Sementara itu, keluhan masyarakat terus diabaikan, dan pemimpin PDAM seolah tidak peduli dengan kesulitan yang dihadapi warga. Sampai kapan masyarakat harus bersabar menghadapi pelayanan buruk ini? Sampai kapan ketidakmampuan ini harus dibiarkan? Jika memang tidak sanggup dikelola dengan baik, mungkin sudah saatnya PDAM diserahkan kepada pihak swasta yang lebih kompeten.
Hari Rabu lalu, ketika awak media mengonfirmasi masalah ini kepada Direktur PDAM Batu Bara, ia menyampaikan bahwa ada kerusakan pompa. Dengan nada penuh keyakinan, ia berjanji kepada wartawan BITV bahwa pasokan air akan kembali normal pada Rabu sore. Namun, janji tinggal janji. Hingga hari ini, Jumat, air bersih yang dijanjikan tak kunjung mengalir. Ironisnya, masyarakat hanya bisa menunggu tanpa kepastian kapan air akan kembali tersedia.
Kondisi ini jelas merugikan masyarakat sebagai konsumen yang sudah membayar untuk layanan yang seharusnya mereka terima. “Sebagai konsumen PDAM, kami merasa sangat dirugikan. Kami membayar, tetapi tidak mendapatkan hak kami,” ujar salah satu warga Talawi yang kesal dengan pelayanan ini.
Kekecewaan masyarakat sudah memuncak. Mereka menuntut agar Pejabat (Pj) Bupati Batu Bara segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap PDAM dan pejabat-pejabat terkait yang berkali-kali gagal dalam menyalurkan air dengan lancar. Apakah Bapak Pj Bupati akan terus diam melihat penderitaan warganya? Apakah pejabat PDAM akan terus bermain-main dengan janji kosong?
Permasalahan ini bukan lagi tentang kerusakan pompa atau teknis semata, melainkan soal bagaimana manajemen PDAM dikelola dengan sangat buruk tanpa perencanaan dan antisipasi yang matang. Masyarakat Batu Bara berhak mendapatkan pelayanan air bersih yang layak. Sudah saatnya ada perubahan drastis dalam manajemen PDAM agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban kebijakan yang tak bertanggung jawab.
Jika tidak segera ada perubahan, jangan salahkan masyarakat jika akhirnya mereka menuntut perbaikan pelayanan air bersih ini langsung kepada pihak berwenang yang lebih tinggi. Ini adalah soal hak dasar warga yang seharusnya dijamin negara!
[KRISNA]
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah mengkaji ulang harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Miny
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat. Agenda ini menjadi bagi
POLITIK
JAKARTA Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BIRate di level 4,75 persen pada April 2026. Kebijakan ini dia
EKONOMI
BATU BARA Kenaikan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Batu Bara semakin memicu kemarahan masyarakat. Harga beras, minyak goreng, hingga ga
EKONOMI
MEDAN Seorang pasien asal Medan, Mimi Maisyarah (48), diduga menjadi korban malapraktik di Rumah Sakit Muhammadiyah setelah rahimnya dis
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut pemerintah masih menghadapi kendala dalam upaya pembebasan dua kapal milik PT Pertamina Int
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji nonsubsidi tidak akan memengaruhi ku
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memutuskan menaikkan Harga Acuan Penjualan (HAP) daging sapi hidup di tingkat produsen serta daging kerbau beku di ti
EKONOMI
MEDAN Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara menangkap dua pelaku begal yang menyerang seorang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya), Brigjen (Purn) Raziman Tarigan, dilaporkan meninggal dunia ak
PERISTIWA