Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dikabarkan Diperiksa Kejagung saat Penggeledahan Berlangsung
JAKARTA Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono, memberikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh berbagai tokoh seperti Guru Besar, ilmuwan politik, ahli hukum tata negara, akademisi, dan aktivis ’98 yang turun ke jalan di depan Gedung MK, Jakarta, hari ini. Dukungan ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan upaya untuk menganulir dua putusan penting MK terkait Pilkada.
Dukungan ini datang setelah adanya kekhawatiran bahwa Badan Legislasi DPR RI dan pemerintah sedang berusaha merevisi Undang-Undang Pilkada dengan tujuan untuk membatalkan Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII. Para tokoh tersebut memilih untuk menyuarakan pendapat mereka dengan berunjuk rasa sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap keputusan yang dikeluarkan oleh MK.
Fajar Laksono menyatakan bahwa kedatangan tokoh-tokoh ini membawa pesan yang sangat berarti bagi MK. “Ya, ini bukan yang pertama kali. Kami telah menerima berbagai macam aspirasi dalam berbagai momentum. Kali ini, kami sangat senang dan bangga melihat dukungan dari tokoh-tokoh seperti Guru Besar, seniman, dan akademisi,” ungkap Fajar.
Fajar juga menambahkan bahwa kehadiran para tokoh tersebut memberikan harapan khusus bagi integritas putusan MK. “Melihat kehadiran tokoh-tokoh yang menyampaikan aspirasi mereka, termasuk mahasiswa yang juga mendukung kami, tentu ini menggembirakan. Apa yang disampaikan dalam dukungan ini akan kami sampaikan kepada pimpinan MK,” katanya.
Dalam aksinya, para pendukung MK menegaskan bahwa mereka berharap agar putusan MK dapat dipertahankan dan tidak diubah oleh revisi undang-undang yang tengah dibahas. Dukungan ini dinyatakan setelah hasil putusan MK yang sudah diketok, dan Fajar menjelaskan bahwa aspirasi yang disampaikan akan disampaikan langsung kepada Hakim Konstitusi.
“Tentu kami akan sampaikan pernyataan ini kepada Bapak-Ibu Hakim Konstitusi mengenai bagaimana tindak lanjut dari aspirasi ini. Kami akan menunggu dan melihat bagaimana perkembangan selanjutnya,” ujar Fajar Laksono menutup pernyataannya.
Aksi dukungan ini menunjukkan betapa pentingnya peran berbagai elemen masyarakat dalam menjaga dan mengawasi jalannya sistem hukum dan konstitusi di Indonesia. Dukungan ini tidak hanya menjadi sinyal bagi MK, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika demokrasi di negara ini, di mana masyarakat aktif terlibat dalam pengawasan dan penegakan hukum.
(N/014)
JAKARTA Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah karyawan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak diperkenankan memasuki kantor pada Rabu, 3 Juni 2026, setelah Kejaksaan Agung
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendukung langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang mengusut dugaan tindak pidana korupsi
NASIONAL
JAKARTA Oditur militer menuntut empat prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontra
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke11 sepanjang 2026. Kali ini, penindakan dil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung membenarkan telah melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, pada Rabu, 3 Juni 2026.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggant
SOSOK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah melakukan e
NASIONAL
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kejahatan jalanan seperti begal sebaiknya tetap menjadi kewenangan kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. Pelemahan terjadi di tengah
EKONOMI