Ribuan Jemaah Tarekat Syattariyah di Nagan Raya Gelar Salat Ied Lebih Awal
NAGAN RAYA Ribuan pengikut Tarekat Syattariyah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sejak Kamis (19
NASIONAL
JAKARTA -Jumlah pesawat yang beroperasi di Indonesia saat ini masih jauh di bawah target yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan penerbangan domestik yang terus meningkat. Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), Faik Fahmi, mengungkapkan bahwa kondisi ini menjadi isu utama di industri aviasi Tanah Air.
Menurut Faik, jumlah armada pesawat yang saat ini melayani rute domestik baru mencapai 420 unit, jauh di bawah angka efektif yang seharusnya mencapai 740 armada. Angka efektif ini merujuk pada jumlah pesawat yang beroperasi sebelum pandemi COVID-19 pada tahun 2019.
“Memang yang sekarang menjadi isu di industri aviasi adalah jumlah pesawat yang dioperasikan masih terbatas,” ujar Faik saat ditemui di Jakarta Pusat. “Jika kita lihat sebelum pandemi, ada 740 pesawat untuk melayani penerbangan domestik. Sekarang hanya ada 420 pesawat.”
Kesenjangan antara permintaan penumpang dan ketersediaan pesawat berimbas langsung pada industri penerbangan, khususnya dalam hal harga tiket yang melambung tinggi. Faik menilai bahwa ketidakseimbangan ini menyebabkan tarif tiket pesawat menjadi lebih mahal dari yang diharapkan.
“Jadi, antara permintaan dan suplai itu tidak seimbang, ini juga memicu harga tiket menjadi lebih tinggi,” jelasnya. “Penumpang sudah siap terbang, tetapi kapasitas pesawat yang ada tidak mencukupi.”
Krisis jumlah pesawat ini mencuri perhatian banyak pihak sejak awal tahun 2023. Faik menjelaskan bahwa setelah pandemi, banyak maskapai penerbangan terpaksa mengembalikan armada mereka kepada lessor karena dampak ekonomi dari COVID-19.
“Justru isu saat ini adalah keterbatasan jumlah pesawat yang dioperasikan untuk rute domestik. Banyak maskapai yang mengurangi jumlah pesawat mereka akibat pandemi, padahal penumpang sudah siap terbang, namun kapasitasnya kurang,” tambah Faik.
Untuk mengatasi masalah ini, PT Angkasa Pura I (Persero) telah mengimplementasikan beberapa langkah strategis. Salah satunya adalah memberikan fleksibilitas pada jam operasi pesawat. Selama periode Nataru (Natal dan Tahun Baru), perusahaan bandara ini memberikan izin kepada maskapai untuk melakukan penerbangan tambahan atau extra flight guna mengakomodasi kebutuhan penumpang.
“Kita mengantisipasi keterbatasan dengan memberikan fleksibilitas kepada maskapai. Dengan fleksibilitas jam operasi, kita berharap armada yang ada dapat dioptimalkan,” ungkap Faik.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi krisis jumlah pesawat dan menyeimbangkan antara permintaan dan suplai dalam industri penerbangan domestik Indonesia. Meskipun demikian, tantangan besar masih dihadapi oleh seluruh pihak terkait untuk memastikan bahwa kapasitas penerbangan dapat memenuhi kebutuhan penumpang yang terus berkembang.
Dengan permintaan penerbangan yang terus meningkat, apakah langkah-langkah strategis ini akan cukup untuk mengatasi kekurangan armada? Hanya waktu yang akan menjawab apakah industri aviasi Indonesia mampu pulih sepenuhnya dari dampak pandemi dan memenuhi ekspektasi para pelancong.
(N/014)
NAGAN RAYA Ribuan pengikut Tarekat Syattariyah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sejak Kamis (19
NASIONAL
JAKARTA Polemik seputar ahli digital forensik Rismon Sianipar dalam kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo kembali memanas. Kuasa hukum
POLITIK
JAKARTA Bank Indonesia (BI) memastikan akan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah selama periode libur panjang Idulfitri 1447 H. Langkah
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan menjelang Lebaran 2026. Hari ini, Kamis (19/3/2026), har
EKONOMI
BATU BARA Kepedulian seorang pemuda di Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara patut diapresiasi. Husni Tamrin bersama masyarakat setempat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan bahwa hubungan industrial yang sehat harus dibangun atas dasar kepedulian antara m
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak agar kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manu
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengumumkan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang mudik. Layanan ini disedia
PEMERINTAHAN
JAKARTA TNI Angkatan Laut menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang menjerat anggotanya dalam kasus penyiraman air keras terhada
NASIONAL
JEMBRANA Seorang pemudik ditemukan meninggal dunia di dalam bus yang sedang antre menuju Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (18/3/2026). Korban,
NASIONAL