PANYABUNGAN - Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menerima kunjungan audiensi dari pengurus DPD Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Sumatera Utara di rumah dinas Bupati di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Minggu (11/5/2025).
Kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan program kerja strategis organisasi marga Nasution serta dukungan konkret terhadap pembangunan daerah.
Ketua DPD IKANAS Sumut, Dr. H. Asren Nasution, dalam sambutannya mengapresiasi kepemimpinan Saipullah Nasution sebagai Bupati Madina sekaligus Ketua Umum DPP IKANAS. Ia menegaskan bahwa IKANAS siap berada di belakang pemerintah daerah—baik memberikan dukungan maupun menjadi kontrol sosial.
"Kebanggaan atas terpilihnya Pak Saipullah sebagai Bupati bukan semata karena beliau Ketua Umum DPP IKANAS, tapi karena kami percaya IKANAS bisa menjadi bagian dari kemajuan Madina," ujar Asren.
Pengurus IKANAS juga mengupah-upah Bupati Saipullah sebagai bentuk doa dan dukungan adat atas amanah yang diemban.
Dalam kesempatan ini, Bupati Saipullah memaparkan beberapa program strategis, antara lain:
Pengoperasian gedung baru RSUD Panyabungan
Penguatan ketahanan pangan
Pendirian BUMD
Penanganan PETI (Pertambangan Tanpa Izin)
Masalah perkebunan rakyat
Usulan pembangunan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)
Mengenai RSUD, Bupati menjelaskan bahwa izin operasional sedang dipertimbangkan matang karena akan berdampak langsung pada penonaktifan RSUD lama di Kayujati.
"Kami tidak ingin gegabah. Semua sedang kami persiapkan sebelum saya menandatangani Surat Izin Operasional," jelasnya.
IKANAS Diminta Bersinergi, Bukan Kompetisi
Sebagai Ketua Umum DPP IKANAS, Bupati Saipullah juga mendukung penuh program pemugaran makam Sibaroar dan penguatan budaya Nasution di generasi muda, namun mengingatkan agar IKANAS tidak merasa lebih baik dari organisasi lain.
"Berpikirlah komprehensif. Jangan merasa paling hebat. Itu hanya akan mengerdilkan organisasi kita sendiri," tegasnya.
Ia juga mengajak para senior di IKANAS untuk membimbing generasi muda dengan penuh kesabaran, mengingat perbedaan cara pandang antar generasi saat ini sangat tajam.
"Tugas kita membesarkan IKANAS bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri," pungkasnya.*