Koalisi Sipil Desak MK Percepat Uji Materi UU TNI Usai Kasus Andrie Yunus
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2025 tercatat sebesar USD 427,5 miliar atau setara dengan Rp 6.995,87 triliun (menggunakan kurs Rp 16.364 per dolar AS), mengalami pertumbuhan 5,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Meskipun mengalami kenaikan, posisi ULN Indonesia tetap menunjukkan pengelolaan yang hati-hati dan terkontrol.
Jika dibandingkan dengan Desember 2024, posisi ULN Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni tumbuh sebesar 4,2 persen (yoy) dengan total USD 424,8 miliar atau sekitar Rp 6.885 triliun. Dalam sebulan, ULN Indonesia bertambah sekitar Rp 110,87 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bahwa perkembangan ini dipengaruhi oleh ULN sektor publik, terutama dari pemerintah dan bank sentral.
"ULN pemerintah tetap terkendali, dengan posisi ULN pemerintah pada Januari 2025 sebesar USD 204,8 miliar, atau tumbuh 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (17/3).
ULN pemerintah ini sebagian besar digunakan untuk membiayai berbagai sektor prioritas negara, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. "
Pemanfaatan ULN pemerintah diarahkan untuk mendukung sektor-sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur guna memperkuat ekonomi nasional," tambah Ramdan.
Di sisi lain, sektor swasta mengalami kontraksi. Posisi ULN swasta pada Januari 2025 tercatat sebesar USD 194,4 miliar, dengan kontraksi pertumbuhan yang sama dengan bulan sebelumnya, yakni 1,7 persen (yoy).
ULN swasta ini didominasi oleh sektor industri pengolahan, jasa keuangan, pengadaan listrik, gas, serta sektor pertambangan.
Bank Indonesia juga mencatat bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, dengan rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) turun menjadi 30,3 persen pada Januari 2025, sedikit menurun dibandingkan dengan Desember 2024 yang tercatat sebesar 30,5 persen.
Lebih lanjut, mayoritas ULN Indonesia masih berstatus utang jangka panjang, yakni mencapai 84,7 persen dari total ULN.
Ramdan memastikan bahwa pengelolaan ULN Indonesia akan terus diawasi dengan hati-hati.
"Kami terus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan struktur ULN tetap sehat, mengoptimalkan manfaat ULN untuk pembangunan, dan meminimalkan risiko yang bisa memengaruhi stabilitas ekonomi," tutupnya.
(kp/n14)
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Belanja Nasional pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp184,02 triliun. Angka tersebut melam
EKONOMI