Prakiraan Cuaca Yogyakarta Senin 31 Agustus 2026: Seluruh Wilayah Cerah, Suhu Capai 34 Derajat
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 31 Agustus 2026, diprakirakan cerah. Suhu udara berada
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2025 tercatat sebesar USD 427,5 miliar atau setara dengan Rp 6.995,87 triliun (menggunakan kurs Rp 16.364 per dolar AS), mengalami pertumbuhan 5,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).
Meskipun mengalami kenaikan, posisi ULN Indonesia tetap menunjukkan pengelolaan yang hati-hati dan terkontrol.
Jika dibandingkan dengan Desember 2024, posisi ULN Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni tumbuh sebesar 4,2 persen (yoy) dengan total USD 424,8 miliar atau sekitar Rp 6.885 triliun. Dalam sebulan, ULN Indonesia bertambah sekitar Rp 110,87 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bahwa perkembangan ini dipengaruhi oleh ULN sektor publik, terutama dari pemerintah dan bank sentral.
"ULN pemerintah tetap terkendali, dengan posisi ULN pemerintah pada Januari 2025 sebesar USD 204,8 miliar, atau tumbuh 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (17/3).
ULN pemerintah ini sebagian besar digunakan untuk membiayai berbagai sektor prioritas negara, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. "
Pemanfaatan ULN pemerintah diarahkan untuk mendukung sektor-sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur guna memperkuat ekonomi nasional," tambah Ramdan.
Di sisi lain, sektor swasta mengalami kontraksi. Posisi ULN swasta pada Januari 2025 tercatat sebesar USD 194,4 miliar, dengan kontraksi pertumbuhan yang sama dengan bulan sebelumnya, yakni 1,7 persen (yoy).
ULN swasta ini didominasi oleh sektor industri pengolahan, jasa keuangan, pengadaan listrik, gas, serta sektor pertambangan.
Bank Indonesia juga mencatat bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, dengan rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) turun menjadi 30,3 persen pada Januari 2025, sedikit menurun dibandingkan dengan Desember 2024 yang tercatat sebesar 30,5 persen.
Lebih lanjut, mayoritas ULN Indonesia masih berstatus utang jangka panjang, yakni mencapai 84,7 persen dari total ULN.
Ramdan memastikan bahwa pengelolaan ULN Indonesia akan terus diawasi dengan hati-hati.
"Kami terus bekerja sama dengan pemerintah untuk memastikan struktur ULN tetap sehat, mengoptimalkan manfaat ULN untuk pembangunan, dan meminimalkan risiko yang bisa memengaruhi stabilitas ekonomi," tutupnya.
(kp/n14)
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 31 Agustus 2026, diprakirakan cerah. Suhu udara berada
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Bali pada Senin, 31 Agustus 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah. Beberapa wilayah lainnya dip
NASIONAL
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diwarnai kericuhan pada Ming
NASIONAL
JAKARTA Video sejumlah truk terbuka yang mengangkut rombongan orang masuk ke jalan tol saat aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 viral di medi
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta para mitra segera melaporkan oknum yang meminta imbalan uang dengan mengatasnam
NASIONAL
KATHMANDU Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di wilayah perbatasan NepalTibet kembali bertambah. Total korban me
INTERNASIONAL
SEMARANG TNI Angkatan Darat (AD) menekankan karakter, ketangguhan mental dan loyalitas dalam proses rekrutmen Bintara Prajurit Karier (Cab
NASIONAL
JAMBI Video sejumlah anggota TNI diserang kelompok masyarakat pedalaman di Kabupaten Sarolangun, Jambi, viral di media sosial. Dalam video
PERISTIWA
KEBUMEN Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Somalangu, Kebumen, Jawa Tengah, KH M Zulfian Ikfina, menyinggung berbagai hujatan, cacian, hin
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengimbau masyaraka
NASIONAL