BITVONLINE.COM -Selama bulan Ramadan, permintaan terhadap daging mengalami lonjakan signifikan.
Namun, peningkatan permintaan ini juga memunculkan praktik curang dari pedagang nakal yang menggunakan formalin untuk mengawetkan daging agar tampak segar lebih lama.
Padahal, formalin sangat berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai gangguan organ, keracunan, hingga penyakit serius jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Tanda-Tanda Daging Berformalin
Masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam memilih daging untuk menghindari konsumsi daging berformalin. Berikut adalah beberapa ciri-ciri daging yang mengandung formalin:
Tekstur Kencang dan Padat
Daging berformalin terasa lebih keras dan kaku, berbeda dengan daging segar yang kenyal dan elastis.
Tidak Dihinggapi Lalat
Bau formalin yang menyengat dapat mengusir lalat, sehingga daging tampak bersih tanpa serangga.
Warna Pucat
Daging sapi segar memiliki warna merah alami, sementara daging ayam berwarna putih kekuningan. Jika daging terlihat pucat atau keabu-abuan, waspadai kandungan formalinnya.
Aroma Menyengat
Daging segar memiliki bau khas alami, sedangkan daging berformalin berbau bahan kimia atau antiseptik yang tajam.
Agar terhindar dari makanan berformalin, berikut beberapa tips dalam memilih daging dan makanan lainnya:
Memilih Daging Segar
Aroma alami daging tanpa bau kimia.
Warna daging merah segar untuk sapi, putih kekuningan untuk ayam.
Tekstur elastis, saat ditekan daging kembali ke bentuk semula.
Tidak mengeluarkan cairan berlebih yang keruh atau berbau tajam.
Memilih Ikan Segar
Bau khas laut, bukan bau bahan kimia.
Mata ikan bening, tidak kusam atau cekung.
Insang merah segar, bukan pucat.
Daging kenyal, tidak terlalu keras atau kaku.
Memilih Tahu dan Makanan Olahan
Bau kedelai alami, tidak beraroma antiseptik.
Warna putih alami tanpa kilap mencolok.
Tekstur lembut dan mudah dipotong.
Memilih Mie Basah
Tidak lengket atau licin.
Warna kuning alami, tidak mencolok.
Daya tahan pendek, bertahan hanya 1-2 hari pada suhu ruangan.
Pentingnya Selektif Memilih Makanan
Kebutuhan akan daging dan makanan lainnya meningkat selama Ramadan, tetapi konsumen perlu lebih selektif dalam memilih. Dengan mengetahui tanda-tanda makanan berformalin dan cara memilih daging yang sehat, masyarakat bisa memastikan kesehatan keluarga tetap terjaga.