BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

80% Produk RI Bebas Tarif Masuk Uni Eropa, Nilai Ekspor Diprediksi Naik Tajam

- Sabtu, 07 Juni 2025 21:16 WIB
80% Produk RI Bebas Tarif Masuk Uni Eropa, Nilai Ekspor Diprediksi Naik Tajam
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Perjanjian dagang antara Indonesia dan Uni Eropa melalui skema Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) memasuki tahap akhir dan siap diimplementasikan dalam waktu dekat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa perjanjian ini akan memberikan keuntungan besar bagi Indonesia, terutama dalam sektor perdagangan ekspor.

Dalam 1–2 tahun sejak diberlakukan, sebanyak 80% produk asal Indonesia diproyeksikan dapat masuk ke pasar Uni Eropa dengan tarif impor sebesar 0%.

"Setelah perundingan berlaku, hampir 80% barang yang diekspor dari Indonesia akan dikenakan tarif masuk 0%," ujar Airlangga dalam konferensi pers daring dari Belgia, Sabtu (7/6/2025).

Produk-produk dari sektor prioritas seperti alas kaki, tekstil dan produk tekstil (TPT), perikanan, dan kelapa sawit diprediksi menjadi komoditas unggulan yang akan mengalami lonjakan ekspor signifikan. Pemerintah memproyeksikan nilai ekspor Indonesia ke Uni Eropa bisa meningkat lebih dari 50% dalam 3 hingga 4 tahun mendatang.

Airlangga juga menyoroti bahwa selama ini produk Indonesia bersaing di pasar Eropa dengan beban tarif 10–20%, sementara negara seperti Vietnam menikmati tarif 0%. Dengan penghapusan hambatan tarif dan non-tarif, Indonesia diharapkan bisa bersaing lebih adil dan meningkatkan volume perdagangan.

Selain peningkatan ekspor, IEU-CEPA juga diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi dari Uni Eropa ke Indonesia.

"CEPA diharapkan bisa menarik investasi dari Uni Eropa dan menunjukkan bahwa kebijakan Indonesia sejalan dengan standar kebijakan negara-negara Eropa," kata Airlangga.

Perjanjian ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia dalam memperkuat posisi di kancah perdagangan internasional serta memperluas jangkauan pasar ekspor nasional.*

(dc/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru