300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
JAKARTA — Serangan militer Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran yang diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump melalui platform Truth Social diprediksi akan memicu gejolak di pasar global saat dibuka kembali awal pekan ini.
Ketidakpastian geopolitik dan potensi eskalasi konflik di Timur Tengah membuat para pelaku pasar bersiap menghadapi lonjakan harga energi dan naiknya inflasi secara global.
Jack Ablin, Kepala Investasi di Cresset Capital, mengatakan serangan ini menambah "lapisan risiko baru" yang dapat berdampak langsung pada harga minyak dan inflasi.
"Ini pasti akan berdampak pada harga energi dan berpotensi pada inflasi juga," ujarnya.
Sejak awal Juni, harga minyak mentah global Brent telah naik 18 persen, dan menyentuh level tertinggi dalam hampir lima bulan di USD79,04 per barel pada Kamis (20/6).
Para analis memprediksi harga ini masih bisa terus menanjak apabila konflik terus meluas.
Laporan Oxford Economics sebelum serangan AS menyebutkan bahwa dalam skenario terburuk, yakni penutupan Selat Hormuz dan penghentian total produksi minyak Iran, harga minyak dunia dapat melonjak hingga USD130 per barel.
Hal ini diperkirakan mendorong inflasi AS mendekati 6 persen pada akhir 2025.
"Efek guncangan harga minyak akan meredam belanja konsumen karena daya beli melemah. Dalam kondisi ini, peluang penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini akan semakin tipis," tulis Oxford Economics.
Reaksi pasar terhadap keterlibatan AS dalam konflik ini diperkirakan akan ditandai oleh aksi jual saham dan peralihan ke aset aman (safe haven) seperti dolar AS, emas, dan obligasi pemerintah.
Ketidakpastian akan respons Iran dan stabilitas regional memicu kekhawatiran investor terhadap volatilitas tinggi di pasar keuangan.
Mark Spindel, Kepala Investasi di Potomac River Capital, mengatakan, "Kami belum punya penilaian kerusakan. Meskipun Trump menyebut serangan ini sebagai 'berhasil', kita tetap terlibat. Ketidakpastian akan menyelimuti pasar."
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL