Cuaca Jakarta Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Tertinggi Capai 31 Derajat Celsius
JAKARTA Kondisi cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada hari ini diprakirakan didominasi cuaca berawan. Meski tidak ada potensi hujan
NASIONAL
MEDAN – Seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) warga kawasan Pancurbatu, Deliserdang, Sumut, kini dihantui rasa ketakutan. Ia tidak bisa bayangkan, bila sertifikat tanahnya yang jadi agunan tambahan Kredit Usaha Rakyat (KUR), akan disita pihak bank.
Rasa ketakutan pria mengaku bermarga Sembiring itu, disampaikannya saat menelpon Redaksi bitvonline.com, Minggu 22 Juni 2025 lalu, pukul 16.06 WIB.
"Halo…..Pak…! Saya baca berita di bitvonline.com soal KUR dengan plafon di bawah Rp 100 juta. Gimana itu ya Pak? Soalnya, kebetulan saya meminjam KUR ke BRI di bawah Rp 100 juta dengan agunan tambahan sertifikat tanah. Sekarang saya kesulitan bayar cicilan. Apakah sertifikat tanah saya akan disita?," katanya bernada khawatir melalui telepon selular.
Pada hari itu, Minggu 22 Juni 2025, Redaksi bitvonline.com memang menurunkan satu berita berjudul "Pelaku UMKM: BRI di Sumut Bohong dalam Menyalurkan KUR, Langgar Permenko Nomor 1 tahun 2023".
Berita tersebut mengangkat kisah tiga orang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Mereka menjadi korban pinjaman KUR di BRI karena diwajibkan melampirkan syarat jaminan/agunan tambahan meski plafon pinjaman KUR-nya hanya di bawah Rp 100 juta.
Kebijakan BRI itu, membuat para pelaku UMKM merasa dibohongi. Karena belakangan para pelaku UMKM mengetahui bahwa, pinjaman KUR dengan plafon di bawah Rp 100 juta tidak disyaratkan menggunakan jaminan agunan tambahan.
Ini diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 1 tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR. Tapi faktanya, BRI di Sumut mewajibkan setiap pemohon KUR di bawah plafon Rp 100 juta melampirkan syarat jaminan agunan tambahan.
Untuk memenuhi syarat tersebut, banyak pelaku usaha memberikan sertifikat tanahnya sebagai agunan tambahan. Termasuk Sembiring, warga kawasan Pancurbatu sendiri.
Kepada bitvonline.com, Sembiring mengaku meminjam KUR dengan plafon di bawah Rp 100 juta di BRI kawasan Pancurbatu. Saat pengajuan, pihak bank menyebut syarat yang wajib untuk dilampirkan, yakni syarat tambahan. Sembiring sendiri menyerahkan sertifikat tanahnya.
Namun, setelah sekitar 1,5 tahun berjalan, Sembiring mengalami kesulitan ekonomi. Ia pun mengaku sangat kesulitan membayar cicilan. Bukan tidak mau bayar cicilan, tapi emang situasi ekonominya yang saat ini kurang baik.
Saat ini, Sembiring bingung. Ia sangat khawatir sertifkat tanahnya akan disita oleh bank. Karena itu, saat membaca berita di bitvonline.com soal penyaluran KUR, ia pun memberanikan diri menelpon Redaksi bitvonline.com untuk sekadar mempertanyakan solusi. Ia sangat berharap, sertifikat tanahnya itu bisa dikembalikan.
PERATURAN YANG MELARANG
JAKARTA Kondisi cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada hari ini diprakirakan didominasi cuaca berawan. Meski tidak ada potensi hujan
NASIONAL
BANDUNG Prakiraan cuaca di wilayah Jawa Barat pada hari ini didominasi kondisi berawan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Meski demik
NASIONAL
YOGYAKARTA Prakiraan cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini menunjukkan kondisi yang bervariasi. Sejumlah wilayah dipre
NASIONAL
DENPASAR Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Bali pada hari ini diprakirakan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan. Masya
NASIONAL
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama PT Bank Sumut Heru M
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan audiensi dengan Gub
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Kecamatan dan
PEMERINTAHAN
JAMBI Komunitas Orang Rimba dan masyarakat desa di Kabupaten Batang Hari, Jambi, meminta pemerintah serta para penggiat lingkungan membe
NASIONAL
JAKARTA Harapan ratusan warga terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, untuk segera memiliki hunian tetap (huntap
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pembantaran atau penangguhan penahanan terhadap mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil
HUKUM DAN KRIMINAL