Kejar-kejaran Subuh di Medan! Polsek Sunggal Sikat 5 Remaja Geng Motor, Sajam 1 Meter Disita
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Harga Bitcoin terus menunjukkan penguatan signifikan.
Pada perdagangan Senin (14/7/2025), aset kripto terbesar di dunia ini naik 1,4% dalam 24 jam terakhir, menyentuh level US$119.451 atau sekitar Rp1,938 miliar.
Kenaikan ini semakin mendekatkan Bitcoin ke target psikologis US$120.000, yang diyakini akan segera terwujud dalam waktu dekat.
Volume perdagangan Bitcoin juga melonjak 10,29% menjadi US$51 miliar, sementara kapitalisasi pasar kini berada di US$2,37 triliun, menurut data per pukul 09.30 WIB.
Lonjakan ini terjadi meski tekanan global akibat tarif impor baru Amerika Serikat terhadap Meksiko dan Uni Eropa terus meningkat di bawah kebijakan Presiden Donald Trump.
Katalis positif utama datang dari arus masuk dana ke instrumen Bitcoin ETF spot, yang tercatat sangat kuat dalam dua hari perdagangan terakhir.
Berdasarkan data Farside Investors, nilai net inflow ETF spot mencapai US$1,17 miliar pada 10 Juli dan US$1,02 miliar pada 11 Juli 2025.
Secara kumulatif, total arus masuk sepanjang tahun ini telah menembus US$52,33 miliar.
Dalam sepekan terakhir, Bitcoin mencatat kenaikan hampir 9,5%, mempertegas tren bullish yang telah terjadi sejak awal tahun.
Berdasarkan data CoinGecko, harga BTC sudah naik 100% dalam 12 bulan terakhir, menghadirkan keuntungan signifikan bagi para investor yang bertahan.
Optimisme pasar terhadap Bitcoin pun semakin menguat.
Katie Stockton, pendiri dan managing partner Fairlead Strategies, memproyeksikan bahwa harga BTC akan terus merangkak naik hingga menyentuh US$134.500 dalam waktu dekat, mengacu pada analisis teknikal dan pola breakout yang terbentuk.
"Level US$120.000 bukan lagi soal 'jika', melainkan 'kapan'. Momentum pasar dan arus dana besar terus mendukung arah kenaikan," ujar Stockton dalam laporannya.
Kenaikan Bitcoin kali ini menjadi semakin penting karena terjadi di tengah ketidakpastian makroekonomi global.
Investor global cenderung mengalihkan dana ke aset lindung nilai seperti kripto, khususnya Bitcoin, sebagai respons atas gejolak geopolitik dan ancaman perlambatan ekonomi akibat kebijakan perdagangan baru.*
(bb/a008)
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin melahirkan sosok pemimpin baru dari kalangan kader yang terinspirasi dari perjalanan poli
POLITIK
MEDAN Tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang diangkut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengusulkan revisi UndangUndang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan untuk mengatur pela
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa peralihan menuju ekonomi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intellig
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai perlu memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput dan tidak hanya mengandalkan
NASIONAL
MEDAN Polres Tebing Tinggi menangkap seorang pemuda berinisial DV (22) di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. DV diduga m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil BYD Denza dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepat di de
PERISTIWA
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut untuk membantu upaya
PEMERINTAHAN