BGN Tegaskan Motor Listrik MBG Masuk Perencanaan, Kemenkeu Akui Pernah Menolak
JAKARTA Polemik pengadaan sepeda motor listrik untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan perbedaan pern
NASIONAL
PEKANBARU - Salah satu kajian ilmiah yang dipaparkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) di Pekanbaru, Provinsi Riau, Sabtu 28 Juni 2025, menyimpulkan kuatnya keyakinan bahwa Indonesia bakal mencapai swasembada Bahan Bakar Minyak (BBM).
Keyakinan itu disampaikan Ketua Dewan Pakar Pengurus Besar (PB) ISMI) Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin, Ph.D saat tampil sebagai pemapar ilmiah pada Rakernas ISMI di Balai Serindit, Gubernuran Riau.
Dengan pencapaian swasembada BBM, menurutnya, Indonesia akan kembali menjadi anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)-organisasi negara-negara pengekspor minyak.
Seperti diketahui, Indonesia bergabung dengan OPEC pada 1962. Namun tahun 2008 menangguhkan keanggotaannya karena tidak lagi memenuhi kriteria sebagai negara produsen minyak, dan akhirnya keluar secara efektif pada 2016.
Pada 2017, sejumlah negara anggota OPEC seperti Arab Saudi dan Persatuan Emirat Arab meminta Indonesia bergabung kembali dalam forum ini. Namun belum terlaksana hingga saat ini.
Menurutnya, swasembada BBM ini akan tercapai dengan mengaktifkan sumur-sumur minyak yang ditinggal, seraya sumur-sumur baru akan terus didapat dan akan meningkatkan produksi minyak nasional.
Saat ini, jelas Prof. Djohar, produksi minyak nasional sebesar 550 BOPD (Barel Oil Per Day). Sementara kebutuhan dalam negeri saat ini mencapai 1,6 juta BOPD. Sehingga masih dibutuhkan impor minyak sebesar 1,1 juta BOPD.
Sekarang ini, Indonesia diliputi kondisi turunnya produksi dan turunnya reservoir pressure. Bahkan menurut Prof. Djohar, ada 13.271 sumur minyak ditinggal karena stop produksi atau kecil produksi.
Padahal menurutnya, jumlah kandungan minyak yang diproduksi baru mencapai sekitar 20% dari cadangan. Itu berarti potensi dari sumur-sumur yang dapat memproduksi minyak masih sangat besar.
Prof. Djohar juga memaparkan sejumlah temuan bagi terbukanya kembali peluang pengolahan dan pegaktifan sumur-sumur minyak untuk meningkatkan produksi minyak Indonesia ini. Selain itu, menurutnya riset terintegrasi bersama Brin telah dilakukan, dan juga telah diuji di Lemigas.
Berdasarkan data SKK Migas, ada sebanyak 13.271 sumur shut-in di seluruh tanah air, yang kesemuanya adalah sumur potensial dan opportunity yang besar untuk dikerjakan. Dan jika sumur-sumur minyak tersebut dapat diaktifkan kembali, akan merupakan pemasukan besar bagi negara.
Kalkulasinya, dengan perhitungan kenaikan produksi per sumur 100 BOPD saja, maka dari 13.271 sumur tersebut akan diperoleh tambahan produksi sebesar 1.327.000 BOPD. Sehingga target produksi 1 juta BOPD sangat bisa dicapai.
BENTUK KOPERASI RAKYAT
Terkait pengaktifan kembali sumur-sumur minyak yang stop dan pencarian sumur-sumur minyak baru di seluruh wilayah Indonesia, Prof. Djohar juga menyampaikan gagasan perlunya membentuk koperasi rakyat sebagai mitra pengelolaan sumur minyak. Dengan demikian, diharapkan upaya pencarian dan pelaksanaan produksi dapat berjalan secara efektif, efisien dan melibatkan peran serta masyarakat untuk kemaslahatan negara, bangsa dan rakyat.
Selain itu, sejumlah masukan juga ditelurkan melalui pembahasan dalam paparan ilmiah ini, berupa saran-saran, seperti disampaikan Ketua Umum PB ISMI Nizhamul, SE, MM Gelar Datuk Seri Kesuma Setia Negeri saat melakukan penutupan Rakernas tersebut.
Masukan dan saran yang disampaikan, di antaranya tentang perlunya Indonesia meningkatkan cadangan minyak bumi dan gas alam untuk mendukung produksi BBM dalam negeri; perlunya pembangunan dan pengembangan kilang minyak yang efisien dan modern untuk meningkatkan produksi BBM dalam negeri; serta perlunya diversifkasi sumber energi untuk mengurangi ketergantungan pada BBM dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.
Kemudian, pemerintah disarankan membuat kebijakan yang mendukung swasembada BBM. Seperti insentif untuk industri hulu minyak dan gas, serta investasi pada infrastruktur energi. Juga efisiensi penggunaan BBM dan konservasi energi perlu ditingkatkan untuk mengurangi konsumsi BBM dan meningkatkan ketersediaan untuk kebutuhan dalam negeri.*
JAKARTA Polemik pengadaan sepeda motor listrik untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan perbedaan pern
NASIONAL
DEPOK Dunia akademik kembali diguncang oleh dugaan kasus pelecehan yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indones
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Seorang anggota Bintara Samapta Polda Kepulauan Riau (Kepri) berinisial Bripda NS meninggal dunia setelah diduga mengalami pengani
PERISTIWA
KOTAPINANG Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengunjungi SD Negeri 26 Nagodang, Kecamatan Kotapinang, Selasa, 14 April
PENDIDIKAN
KISARAN Pemerintah Kabupaten Asahan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan sistem pengaduan masyarakat yang l
PEMERINTAHAN
TAPANULI TENGAH Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meluapkan kemarahan kepada Camat Tukka, Yan Munzir Hutagalung, saat meninjau proy
PEMERINTAHAN
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kinerja pemerintah daerah y
PEMERINTAHAN
BINJAI Fraksi Gerindra DPRD Kota Binjai menyoroti kebijakan penertiban bangunan oleh Pemerintah Kota Binjai yang dinilai tidak konsisten
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sirkulasi ekonomi lokal melalui keterlibatan pedagang pasar tradision
PEMERINTAHAN
TAPANULI TENGAH Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons keluhan warga terkait bantuan pascabencana saat melakukan kunjungan ker
PEMERINTAHAN