Sekdaprov Sumut Nilai HIPMI Mitra Strategis Pemerintah: Ekonomi Daerah Kuat Ditopang Wirausaha Muda
MEDAN Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap menyatakan bahwa fondasi ekonomi Sumatera Utara saat ini berad
EKONOMI
JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) merilis update harga pangan nasional pada Jumat pagi (18/7/2025), yang menunjukkan tren penurunan harga sejumlah komoditas pokok seperti cabai rawit merah, bawang merah, dan beras.
Sementara itu, harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) justru mengalami kenaikan serentak per 1 Juli 2025.
Menurut data Panel Harga Bapanas, harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp61.169 per kg, turun dari Rp69.570 per kg.
Adapun bawang merah turun dari Rp45.662 menjadi Rp42.494 per kg.
Untuk beras, jenis premium kini dibanderol Rp15.681 per kg, turun tipis dari sebelumnya Rp16.085 per kg.
Sedangkan beras medium turun menjadi Rp13.944 per kg dari Rp14.347.
Penurunan juga terjadi pada:
- Bawang putih bonggol: Rp35.829 per kg
- Cabai merah besar: Rp38.472 per kg
- Daging ayam ras: Rp34.373 per kg
- Telur ayam ras: Rp28.211 per kg
- Minyak goreng kemasan: Rp19.711 per liter
- Tepung terigu curah: Rp9.419 per kg
- Garam konsumsi: Rp11.146 per kg
Namun, tidak semua harga turun. Komoditas seperti jagung untuk peternak naik ke Rp5.563 per kg dan ikan bandeng naik ke Rp35.723 per kg.
Di sisi lain, harga BBM di seluruh SPBU nasional mengalami kenaikan pada 1 Juli 2025.
Kenaikan ini mencakup semua jenis BBM non-subsidi, sementara Pertalite dan solar subsidi tetap di harga Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Berikut daftar harga terbaru BBM per 18 Juli 2025:
1. Pertamina:
Pertamax (RON 92): Rp12.500
Pertamax Green (RON 95): Rp13.250
Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.500
Dexlite: Rp13.650
Pertamina Dex: Rp13.320
2. Shell:
Shell Super: Rp12.810
Shell V-Power: Rp13.300
Shell V-Power Diesel: Rp13.830
Shell V-Power Nitro+: Rp13.540
3. BP:
BP 92: Rp12.600
BP Ultimate: Rp13.300
BP Ultimate Diesel: Rp13.800
4. Vivo:
Revvo 90: Rp12.730
Revvo 92: Rp12.810
Revvo 95: Rp13.300
Diesel Primus Plus: Rp13.800
Turunnya harga pangan memberikan sedikit ruang bagi daya beli masyarakat yang tengah tertekan.
Namun, kenaikan harga BBM yang menyeluruh diperkirakan akan menimbulkan efek domino pada biaya logistik, transportasi umum, dan harga barang konsumsi lain dalam waktu dekat.
Pemerintah belum memberikan keterangan resmi terkait alasan kenaikan BBM, namun sejumlah analis menilai ini berkaitan dengan penyesuaian harga minyak mentah global dan penurunan tarif perdagangan energi dari AS pasca kebijakan tarif Presiden Trump.*
(bi/a008)
MEDAN Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap menyatakan bahwa fondasi ekonomi Sumatera Utara saat ini berad
EKONOMI
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta Dinas Pendidikan Sumut untuk menaikkan gaji guru setiap tahun, khususnya bag
PENDIDIKAN
FLORIDA Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan segera mengambil alih Kuba. Pernyataan itu ia sampa
INTERNASIONAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir menegaskan pentingnya peran strategis alumni Universitas Gadjah Mada dalam mendorong pembangu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Selebgram asal Korea Selatan Na Daehoon mengancam akan menempuh jalur hukum terhadap mantan istrinya, Julia Prastini atau Jule,
ENTERTAINMENT
JAKARTA Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengkritik wacana pembentukan tim asesor aktivis hak asasi m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak tujuh jemaah haji Indonesia meninggal dunia pada awal pelaksanaan ibadah haji 144
NASIONAL
MEDAN Tim Unit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara memusnahkan bom militer jenis ranjau darat yan
PERISTIWA
JAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mempertanyakan proses hukum kasus penyiraman air ker
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, menjadi ajang konsolidasi besar
NASIONAL