Tiga Pembuktian Perkara Membatalkan Pencalonan Wapres Gibran
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
DELI SERDANG – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Sumatera Utara kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa kilang padi di Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi distribusi dan produksi beras agar tetap berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Niaga Disperindag Sumut, Charles Situmorang, menyampaikan bahwa sidak kali ini dilakukan bersama jajaran Polda Sumut, BINDA, KPPU, serta Dinas Ketapang Sumut.
Sidak dilaksanakan di Kilang Padi Bintang Jaya dan Kilang Padi Horas yang berlokasi di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kegiatan produksi di kedua kilang padi tersebut berjalan normal, sesuai standar, dan para pelaku usaha telah memahami kewajiban mereka dalam penyaluran beras sesuai kualitas dan harga yang berlaku," ujar Charles pada Jumat (25/7).
Selain melakukan inspeksi, Disperindag Sumut juga memberikan pembinaan kepada pelaku usaha untuk melengkapi informasi pada kemasan beras agar sesuai dengan ketentuan undang-undang.
Charles menekankan pentingnya uji kalibrasi berkala terhadap peralatan ukur dan alat produksi agar mutu produk tetap terjaga.
"Kami mengimbau seluruh produsen beras agar secara rutin melakukan uji kalibrasi terhadap peralatan UTTP (Ukuran, Takaran, Timbangan, dan Perlengkapannya) serta alat produksi. Pengujian di laboratorium terakreditasi sangat penting untuk menjamin ketepatan takaran, menjaga mutu, dan mendukung tertib niaga serta perlindungan konsumen," tambahnya.
Meski produksi saat ini masih berjalan lancar, Charles mengungkapkan adanya kekhawatiran terkait stok bahan baku gabah yang mulai menipis akibat berkurangnya pasokan dari petani.
Hal ini berpotensi memengaruhi kelancaran produksi beras dalam waktu dekat.
Sebelumnya, pada 21 Juli 2025, Disperindag Sumut juga melakukan monitoring terhadap produsen beras PT Usdama Damai Sejahtera dan PT Bintang Terang Lestari sebagai bagian dari pengawasan berkelanjutan.
Disperindag Sumut akan terus memantau perkembangan produksi dan distribusi beras, serta memperkuat koordinasi dengan Satgas Pangan untuk mencegah penyimpangan di pasar tradisional, ritel modern, maupun produsen.
Kerja sama juga telah dilakukan dengan Kepala Bulog Wilayah Sumatera Utara guna mempercepat pendistribusian Beras SPHP ke masyarakat, sesuai arahan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Terkait harga beras yang kian naik di wilayah Sumut, Gubernur Bobby menyatakan akan segera melakukan pengecekan ke pasar-pasar dan ritel.
Ia juga mendorong agar Bulog dapat mempercepat distribusi beras agar masyarakat tidak terdampak lonjakan harga.
"Untuk harga beras, kami akan lihat langsung ke pasar dan mendorong Bulog agar pendistribusian bisa berjalan cepat," ungkap Bobby saat ditemui di Gedung DPRD Sumut, Rabu (23/7).*
(sp/a008)
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
REMBANG Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesi
NASIONAL
BINJAI Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban. Penjajakan tersebut
PENDIDIKAN
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Prof. Trubus Rahardiansah mengingatkan agar percepatan penye
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia meminta penyelarasan instrumen penilaian reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik segera d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung masih mempelajari putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati postur belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Bel
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDUKA nasional belum berakhir. Misteri hilangnya lima jurnalis bersama kru Speedboat Arupadhatu 1 sampai kini masih belu
OPINI
LANGKAT Ketua Persadaan Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP, bersama jajaran pengurus dan panitia pelantika
NASIONAL
MEDAN Ombudsman RI didesak mengambil langkah hukum dengan memidanakan seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang menghalanghal
PERISTIWA