Tiga Pembuktian Perkara Membatalkan Pencalonan Wapres Gibran
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
BINJAI – Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban.
Penjajakan tersebut diawali dengan kegiatan visitasi dan diskusi untuk membahas konsep lembaga pendidikan yang menggabungkan keterampilan kejuruan, pendidikan agama, serta pembentukan karakter dan kedisiplinan.
Diskusi awal tersebut berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026.Baca Juga:
Adriadi Chaniago, S.Pd., M.Pd., berdiskusi dengan Owner Yayasan Arrafis Islamic Boarding School, Dr. H. Arifin Tanjung, MA.
Lembaga pendidikan yang digagas tersebut dirancang dengan tiga pilar utama, yakni pendidikan kejuruan atau vokasi, pendidikan agama melalui konsep Islamic Boarding School, dan pendidikan semi militer.
Pendidikan kejuruan diarahkan untuk membekali santri atau siswa dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Sementara pendidikan agama diharapkan menjadi dasar dalam pembentukan karakter, akhlak, serta keimanan peserta didik.
Adapun konsep semi militer diarahkan untuk menanamkan kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, cinta tanah air, serta ketangguhan mental.
Adriadi mengatakan gagasan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan kerja, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.
"Insya Allah, ini adalah ikhtiar kita bersama. Kita bermimpi mendirikan sebuah lembaga yang tidak hanya mencetak tenaga kerja terampil, tetapi juga mencetak generasi yang beriman, berakhlak, dan berdisiplin tinggi. Sinergi antara kejuruan, agama, dan semi militer adalah kuncinya. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar mimpi besar ini dapat terwujud," ujar Adriadi Chaniago salah satu inisiator dalam diskusi tersebut.
Visitasi dan diskusi tersebut menjadi langkah awal sebelum rencana pembangunan lembaga pendidikan tersebut masuk ke tahap kajian yang lebih mendalam.
Beberapa hal yang akan dikaji antara lain konsep kurikulum, kesiapan dan kebutuhan lahan, serta manajemen kelembagaan.
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
REMBANG Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesi
NASIONAL
BINJAI Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban. Penjajakan tersebut
PENDIDIKAN
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Prof. Trubus Rahardiansah mengingatkan agar percepatan penye
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia meminta penyelarasan instrumen penilaian reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik segera d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung masih mempelajari putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Rise
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati postur belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Bel
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDUKA nasional belum berakhir. Misteri hilangnya lima jurnalis bersama kru Speedboat Arupadhatu 1 sampai kini masih belu
OPINI
LANGKAT Ketua Persadaan Merga Silima (PMS) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP, bersama jajaran pengurus dan panitia pelantika
NASIONAL
MEDAN Ombudsman RI didesak mengambil langkah hukum dengan memidanakan seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang menghalanghal
PERISTIWA