BREAKING NEWS
Senin, 01 September 2025

Harga Beras Lampaui HET, Disperindag Sumut: Kami Berkoordinasi Stabilkan Harga

Abyadi Siregar - Jumat, 25 Juli 2025 18:27 WIB
Harga Beras Lampaui HET, Disperindag Sumut: Kami Berkoordinasi Stabilkan Harga
Beras Merek Fajar Tani yang harganya juga melonjak melampaui HET (foto: abyadi siregar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gejolak harga beras, hingga kini semakin meresahkan masyarakat. Kepala Dinas Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Provinsi Sumut Charles Situmorang menjelaskan, pihaknya melakukan koordinasi dengan semua pihak dalam rangka upaya menstabilkan harga.

"Dalam rangka upaya menstabilkan harga, sesuai arahan Gubernur Sumut, kami turun ke lapangan untuk mencek. Kami berkordinasi dengan Bulog dan instansi lain," jelas Charles Situmorang kepada bitvonline.com, Kamis (24/07/2025).

Sebenarnya, jelas Charles, secara resmi pihaknya belum ada mendapat instruksi dari pusat. "Kami hanya tau dari media. Cuma pak gubernur menginstruksikan setiap saat harus turun ke lapangan. Maka kami turun ke lapangan untuk mencek," jelasnya.

Baca Juga:

Meski tidak ada pemberitauan dari pusat, lanjut Charles, pihaknya sudah bergerak. "Mencek ke pasar-pasar tradisional, pasar ritel, pasar modern, dll. Contoh kayak minyak, sofia. Kami ke Maju Bersama. Rupanya, tanpa kami minta, mereka sudah menarik beras itu. Kami pergi ke Indomaret, Toko Brastagi," jelasnya.

Ia mengaku, pihaknya juga ke kilang padi. "Ke Kilang Padi PT Bintang Terang. Kami ke sana, sampai di sana kosong. Tidak ada kerja di kilang itu. Jadi, kami bukan membiarkan. Kami turun langsung ke lapangan," tuturnya.

Baca Juga:

Bulog Tidak Ada Respon

Sayangnya, Kepala Bulog Divre Sumut Budi Cahyanto, tidak merespon ketika dikonfirmasi bitvonline.com. Meski sudah dikirim pesan WhatApps untuk konfirmasi, akan tetapi Budi Cahyanto tidak memberi respon.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sumut Rajali ketika dikonfirmasi soal gejolak harga beras, hanya menjawab agar ditanya saja Bulog. "Tanya aja Bulog. Sekarang Bulog sewa gudang di mana-mana," jelas Rajali.

Kuat dugaan, terjadinya gejolak harga beras saat ini akibat ketidakmampuan Bulog sendiri melakukan tatakelola distribusi beras. Karena, gabah sudah diborong oleh Bulog dari petani. Kalau saja Bulog peka terhadap kondisi pasar, tentu gejolak harga seperti ini tidak akan terjadi.

Ketika situasi pasar sudah bergejolak karena kehabisan beras, Bulog mestinya bisa langsung mendistribusikan beras ke pasar. Tapi sayangnya, hingga saat ini harga pasar bergejolak. Harga beras naik hingga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Untuk beras medium misalnya HET-nya hanya Rp 13.100/kg.

Peran Bulog, Disperindag dan Dinas Ketapang Dipertanyakan

Seperti diketahui, gejolak harga beras saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Harga melonjak tinggi melampaui HET yang ditetapkan pemerintah. Hal inilah yang membuat pertanyaan bagi masyarakat atas peran instansi terkait seperti Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan maupun Bulog.

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Disperindag ESDM Sumut Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir Desember 2025
Besok! Pemprov Sumut Gelar Pasar Murah di Kantor Disperindag Sumut: Beras, Minyak, Telur Dijual Harga Miring!
Disperindag Sumut Sidak Kilang Padi di Deliserdang, Tinjau Penyebab Kenaikan Harga Beras
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru