Jokowi Respons Santai Klaim JK: “Saya Orang Kampung, Bukan Siapa-Siapa”
SOLO Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), kembali menyinggung perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo hingga menja
POLITIK
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (28/7/2025).
Mengacu pada data Bloomberg, rupiah terkoreksi sebesar 9,5 poin atau 0,06%, diperdagangkan di posisi Rp16.329,5 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS justru terpantau mengalami pelemahan tipis sebesar 0,01%, bergerak ke level 97,63.
Pergerakan rupiah hari ini dinilai dipengaruhi oleh sejumlah faktor global dan domestik yang tengah berkembang.
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terpantau bervariasi.
Yen Jepang dan rupee India masing-masing melemah 0,12% dan 0,13% terhadap dolar AS.
Sebaliknya, won Korea Selatan menguat 0,19% dan peso Filipina naik 0,11%.
Pengamat valas dari Asia Trade Futures, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.310–Rp16.360 sepanjang perdagangan hari ini.
Ibrahim menjelaskan bahwa penguatan dolar AS masih didorong oleh sentimen eksternal, salah satunya adalah kesepakatan Amerika Serikat untuk memangkas tarif impor barang dari Jepang dari sebelumnya 25% menjadi 15%.
"Kesepakatan ini membuka kemungkinan negara lain juga akan menempuh jalur serupa sebelum batas waktu, sehingga memberi sentimen positif terhadap dolar," ujar Ibrahim dalam keterangan resminya, Jumat (25/7/2025).
Selain itu, ketegangan politik antara mantan Presiden AS Donald Trump dan The Federal Reserve turut menyita perhatian pasar.
Trump diketahui melontarkan kritik terhadap rencana renovasi kantor pusat The Fed, yang dinilai sebagai bentuk intervensi terhadap independensi bank sentral.
Situasi ini, bersama dengan ketidakstabilan geopolitik, mendorong penguatan dolar AS lebih lanjut.
Dari dalam negeri, pemerintah tetap optimistis terhadap target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% pada 2025.
Meskipun dua kuartal sebelumnya menunjukkan perlambatan, sejumlah indikator menunjukkan adanya pemulihan di paruh kedua tahun ini.
"Misalnya, realisasi kesepakatan dagang dan sinyal positif lainnya diharapkan bisa memperbaiki tren ekonomi nasional," kata Ibrahim.
Ia juga mencatat adanya peningkatan tipis pada indeks keyakinan konsumen dari 117,5 basis poin menjadi 117,8, serta kenaikan indeks penjualan riil dari 232,4 menjadi 233,7 basis poin per Juni 2025.
Indikator-indikator ini memberikan harapan bahwa tekanan terhadap rupiah dapat dikendalikan, meskipun volatilitas jangka pendek masih perlu diwaspadai.*
(bi/a008)
SOLO Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), kembali menyinggung perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo hingga menja
POLITIK
LANGKAT Kasus hukum yang menjerat seorang siswi berinisial L (15) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya berujung damai. L sebel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kegiatan Halal Bihalal Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumatera Utara berujung ricuh pada Ming
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti insiden ricuh dalam kegiatan halal bi halal alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim
PERISTIWA
DEMAK Ratusan santri di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu dalam program Makan Be
NASIONAL
JAKARTA Badan Legislasi DPR RI membahas penguatan kewenangan Badan Satu Data Indonesia (BSDI) dalam rancangan undangundang Satu Data In
NASIONAL
BATU BARA Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku melaksanakan kegiatan apel pagi di halaman depan lapas dengan penuh khidmat, yang diikuti oleh selu
NASIONAL
BANDA ACEH Badan Bahasa Kemendikdasmen melakukan pemantauan pemanfaatan bantuan buku di SD Muhammadiyah 1 Banda Aceh, Senin, 20 April 20
PENDIDIKAN
TOBA SAMOSIR PT Indonesia Asahan Aluminium menyalurkan berbagai bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di ka
NASIONAL
MALUKU TENGGARA Kepolisian mengungkap motif di balik kasus penusukan yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus
HUKUM DAN KRIMINAL