Satgas PRR Minta Anggaran Pemulihan Pascabencana Segera Direalisasikan, Fokus Bantu Penyintas
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi pada perdagangan Selasa, 29 Juli 2025.
Penurunan ini terjadi sejalan dengan tren pelemahan harga emas global yang telah berlangsung selama empat hari berturut-turut.
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp 1.906.000 per gram.
Angka ini turun sebesar Rp 8.000 dari posisi kemarin.
Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam juga turun dengan nominal yang sama menjadi Rp 1.752.000 per gram.
Berikut daftar lengkap harga emas Logam Mulia Antam per 29 Juli 2025:
0,5 gram : Rp 1.003.000
1 gram : Rp 1.906.000
2 gram : Rp 3.752.000
3 gram : Rp 5.603.000
5 gram : Rp 9.305.000
10 gram : Rp 18.555.000
25 gram : Rp 46.262.000
50 gram : Rp 92.445.000
100 gram : Rp 184.812.000
250 gram : Rp 461.765.000
500 gram : Rp 923.320.000
1.000 gram : Rp 1.846.600.000
Harga emas dunia di pasar spot juga mencatat penurunan signifikan.
Emas ditutup di level US$ 3.311,2 per troy ounce, melemah 0,79% dibandingkan hari sebelumnya.
Secara akumulatif, harga emas global telah terkoreksi sebesar 3,5% dalam empat hari terakhir.
Terdapat dua sentimen utama yang membayangi pergerakan harga emas. Pertama, kabar positif dari sektor perdagangan global, termasuk kesepakatan tarif antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, serta sinyal gencatan senjata dagang sementara antara AS dan China.
Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa Washington dan Beijing "sudah mendekati kesepakatan," seperti dilaporkan Bloomberg News.
Kondisi ini membuat pasar menjadi lebih tenang dan investor cenderung berpindah dari aset safe haven ke instrumen yang lebih berisiko namun menjanjikan imbal hasil lebih tinggi.
Kedua, pasar menanti keputusan Bank Sentral AS (The Federal Reserve) dalam rapat Komite Pasar Terbuka (FOMC) yang akan digelar pekan ini.
Berdasarkan proyeksi CME FedWatch, peluang suku bunga acuan tetap di kisaran 4,25%–4,5% mencapai 96,9%.
Kondisi ini membuat daya tarik emas sebagai aset non-yielding semakin menurun, sebab tidak memberikan imbal hasil tetap seperti obligasi atau deposito.
Meskipun saat ini mengalami tekanan, sebagian analis meyakini emas tetap menjadi pilihan investasi yang aman dalam jangka menengah hingga panjang.
Ketidakpastian geopolitik, inflasi global, serta arah kebijakan moneter yang belum sepenuhnya pasti, masih berpotensi mendorong harga emas kembali menguat.
Investor disarankan tetap mencermati dinamika pasar global dan mengatur portofolio investasi dengan bijak.*
(bb/a008)
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong agar pelaku tindak pidana korupsi dijatuhi hukuman mati. Organisasi tersebut menilai kor
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka kembali akses platform forum daring Reddit di Indonesia setelah lebih
SAINS DAN TEKNOLOGI
SOLO Timnas U17 Indonesia harus puas berbagi poin dengan Malaysia setelah bermain imbang 11 dalam laga uji coba bertajuk Garuda Champio
OLAHRAGA
MEDAN Warga kawasan Medan Utara menyampaikan sejumlah keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam program Sapa Warga y
PEMERINTAHAN
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI