Menkeu Purbaya Sentil Ekonom di Media Sosial: Kritik Tanpa Data Tidak Membantu
JAKARTA Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi kritik sejumlah ekonom dan pengamat yang menyebut kondisi ekonomi Indonesia s
EKONOMI
JAKARTA – Harga minyak mentah dunia kembali mengalami tekanan menjelang pemberlakuan kebijakan tarif baru oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan efektif mulai hari ini, Jumat (1/8/2025).
Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi perlambatan perdagangan global yang dapat berdampak langsung pada permintaan energi.
Harga minyak Brent untuk pengiriman September tercatat turun sebesar 0,97% ke level US$72,53 per barel, sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melemah 1,06% ke posisi US$69,26 per barel.
Penurunan ini turut dipengaruhi oleh lonjakan stok minyak mentah di AS sebesar 7,7 juta barel dalam sepekan terakhir, meskipun permintaan bensin meningkat di tengah musim panas.
Kebijakan tarif AS terbaru, yang merupakan bagian dari pendekatan unilateral dalam kebijakan perdagangannya, menyasar negara-negara yang belum mencapai kesepakatan dagang baru dengan Washington.
Sejumlah negara seperti Meksiko memperoleh kelonggaran waktu selama 90 hari, namun beberapa produk tetap dikenai tarif tinggi, termasuk baja dan tembaga yang mencapai hingga 50%.
Selain itu, kebijakan tarif sekunder terhadap negara-negara pembeli minyak dari Rusia, dengan ancaman tarif hingga 100%, turut menambah ketegangan di pasar.
Investor menanggapi kebijakan ini dengan sangat hati-hati, mengingat dampaknya dapat membatasi jalur distribusi minyak global dan mempersempit pasar pembeli.
Ketegangan geopolitik juga menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi volatilitas harga.
Brasil dikabarkan menunda pengiriman minyak ke AS, sementara Pemerintah AS mengisyaratkan potensi sanksi kepada India dan China jika tidak mengurangi pembelian minyak dari Rusia.
Kondisi ini menyebabkan pelaku pasar semakin berhati-hati, di tengah likuiditas yang menurun dan volatilitas yang rendah.
Dalam jangka pendek, prospek harga minyak masih bergantung pada arah kebijakan dagang AS dan respons negara-negara mitra.
Apabila ketegangan terus meningkat dan tidak ada kelonggaran tambahan terhadap tarif, maka harga minyak berpotensi turun lebih dalam.
Sebaliknya, jika terjadi gangguan pasokan dari wilayah-wilayah strategis seperti Rusia, Timur Tengah, atau Brasil, maka lonjakan harga masih mungkin terjadi.
Investor global disarankan untuk terus memantau dinamika kebijakan tarif AS, laporan stok energi mingguan, dan ketegangan geopolitik sebagai indikator utama dalam menentukan arah pasar energi ke depan.*
JAKARTA Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi kritik sejumlah ekonom dan pengamat yang menyebut kondisi ekonomi Indonesia s
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap praktik perdagangan daging domba impor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah hingga mendekati Rp 17.000 per
EKONOMI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengunjungi Posko Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mudik Aman di Terminal
NASIONAL
BANDA ACEH Menjelang tradisi Meugang Idul Fitri yang selalu diperingati dengan menyantap hidangan daging, Pemerintah Aceh memastikan bah
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi dengan melakukan penyitaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan pemerasan yang melibatk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut ada pengamat yang tidak menyukai kebe
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan bahwa seluruh alat dan mesin pertanian (alsintan) milik pemerintah ya
PERTANIAN AGRIBISNIS
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kemen
PEMERINTAHAN