BREAKING NEWS
Minggu, 29 Maret 2026

Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen pada Kuartal II-2025, Tapi Daya Beli Masyarakat Masih Jadi Catatan

Adelia Syafitri - Rabu, 06 Agustus 2025 17:29 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen pada Kuartal II-2025, Tapi Daya Beli Masyarakat Masih Jadi Catatan
Ilustrasi. (foto: ekon.go.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sementara itu, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat naik tipis menjadi 106,7.

Kenaikan ini didorong persepsi terhadap penghasilan dan pembelian barang tahan lama, namun Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja masih berada di zona pesimis, yakni 94,1.

Survei penjualan eceran periode Mei–Juni 2025 juga memperlihatkan pertumbuhan 1,9 persen, tetapi hanya pada kelompok kebutuhan pokok.

Penjualan di kota-kota besar seperti Jakarta dan Semarang justru mengalami penurunan tajam masing-masing sebesar 26,8 persen dan 25,4 persen.

Dari sisi industri, PMI manufaktur Indonesia menurut S&P Global berada pada level 49,2, di bawah ambang ekspansi.

Permintaan ekspor melemah, dan kepercayaan bisnis jatuh ke titik terendah sejak April 2012.

Data sosial BPS menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran konsumsi (average propensity to consume) meningkat menjadi 75,1 persen dari sebelumnya 74,3 persen.

Artinya, masyarakat mengalokasikan lebih banyak pendapatan untuk konsumsi, bahkan dengan mengorbankan tabungan.

"Penurunan rasio tabungan bukan karena pendapatan naik, tetapi karena masyarakat harus menghadapi tekanan biaya hidup dan inflasi," jelas Josua.

Melihat ketimpangan pemulihan ini, Josua menilai bahwa kebijakan fiskal dan moneter yang ekspansif masih sangat diperlukan.

Bantuan sosial dan stimulus fiskal dianggap penting untuk menjaga daya beli secara inklusif dan berkelanjutan.

"Kebijakan perlu diarahkan agar perbaikan daya beli tidak hanya dinikmati sebagian kelompok, tapi juga menjangkau masyarakat luas," pungkasnya.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru