Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JEMBRANA — Kodim 1617/Jembrana menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan merespons keresahan masyarakat terkait naiknya harga bahan pokok.
Bekerja sama dengan Perum Bulog, Kodim 1617/Jembrana menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui program Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di dua titik pasar strategis di Kabupaten Jembrana, Selasa (12/8).
Menariknya, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. M. Adriansyah, S.I.P., M.I.P., yang turun ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar sekaligus menyapa dan mendengar langsung aspirasi warga.
"Kami hadir untuk membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Ini adalah wujud nyata kehadiran TNI dalam kehidupan masyarakat, khususnya saat menghadapi tantangan ekonomi," ujar Dandim di sela kegiatan.
Sebanyak 1,5 ton beras SPHP atau setara dengan 300 kemasan berukuran 5 kg disediakan dalam kegiatan tersebut.
Dengan harga hanya Rp 57.500 per kemasan, program ini disambut antusias oleh masyarakat, jauh di bawah harga pasar yang saat ini mengalami fluktuasi.
Sejak pagi, masyarakat telah memadati area Pasar Ijo Gading dan Pasar Umum Negara Bahagia.
Untuk menjamin pemerataan distribusi, setiap keluarga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua kemasan.
Sebanyak 100 kemasan pertama langsung habis terjual dalam waktu singkat, disusul 200 kemasan lainnya yang juga ludes dalam kurun waktu kurang dari empat jam.
"Kami melihat antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ini menjadi indikator bahwa program ini sangat dibutuhkan. Kami akan lanjutkan kegiatan ini secara bertahap di berbagai wilayah Jembrana selama sepekan ke depan," jelas Letkol Inf. Adriansyah.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Kodim 1617/Jembrana, antara lain Danramil 1617-01/Negara Kapten Inf. Abdul Wahid, serta Pgs. Pasiter Kodim Lettu Inf. A. Rafik.
Kehadiran para pejabat TNI ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL