Rupiah Melemah hingga Rp 17.000, Purbaya: Tanya ke Bank Sentral
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah hingga mendekati Rp 17.000 per
EKONOMI
CIREBON – Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah strategis dalam penanggulangan kemiskinan dengan mengalihkan fokus bantuan sosial (bansos) bagi penerima usia produktif ke program pemberdayaan ekonomi.
Langkah ini bertujuan agar masyarakat yang masih mampu bekerja tidak hanya mengandalkan bantuan, melainkan didorong untuk mandiri secara finansial.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa perubahan program ini dirancang untuk menjadikan bantuan pemerintah lebih berorientasi pada produktivitas, bukan sekadar konsumsi.
"Bantuan tetap kami berikan untuk lansia dan penyandang disabilitas. Namun, bagi masyarakat usia produktif, kami dorong mereka mengikuti pelatihan keterampilan atau pendampingan usaha agar bisa mandiri," ujarnya saat berkunjung ke Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (13/8).
Evaluasi penerima bansos dilakukan secara berkala setiap lima tahun.
Mereka yang sudah dinilai mampu secara ekonomi akan dikeluarkan dari daftar penerima bantuan sosial dan diarahkan untuk mengikuti program pemberdayaan, mulai dari pelatihan hingga pembinaan usaha serta pemberian modal usaha.
Menurut Gus Ipul, penghentian bansos bukan berarti pemerintah mengabaikan tanggung jawabnya, melainkan mengubah bentuk dukungan dari yang bersifat konsumtif menjadi produktif.
"Sering kali terjadi kesalahpahaman, bahwa penghentian bantuan berarti pemerintah meninggalkan mereka. Justru, kami mengarahkan mereka agar mampu mandiri lewat program pemberdayaan," jelasnya.
Peralihan ini dilakukan secara berbasis data dengan pengawasan ketat dari para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Setiap pendamping bertugas memastikan kesiapan penerima bansos dalam mengikuti program pemberdayaan hingga akhirnya mandiri secara ekonomi.
Gus Ipul juga berbagi sejumlah kisah sukses penerima bansos yang kini telah bertransformasi menjadi pelaku usaha produktif, bahkan mampu membuka lapangan kerja baru di lingkungan mereka.
"Kami akan terus melakukan koreksi untuk penerima yang tidak tepat sasaran, sementara yang tepat sasaran akan terus kami dukung," tambahnya.
Selain itu, Kemensos mengajak pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam mendukung program pemberdayaan, mulai dari penyediaan pelatihan, fasilitasi usaha, hingga membuka akses pasar bagi para peserta yang telah beralih menjadi pelaku usaha.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Gus Ipul optimistis bahwa upaya penanggulangan kemiskinan akan semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Kami menargetkan kemiskinan ekstrem bisa nol persen pada tahun 2026, termasuk di Kabupaten Cirebon," tutupnya.*
(bi/a008)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah hingga mendekati Rp 17.000 per
EKONOMI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengunjungi Posko Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mudik Aman di Terminal
NASIONAL
BANDA ACEH Menjelang tradisi Meugang Idul Fitri yang selalu diperingati dengan menyantap hidangan daging, Pemerintah Aceh memastikan bah
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi dengan melakukan penyitaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan pemerasan yang melibatk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut ada pengamat yang tidak menyukai kebe
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan bahwa seluruh alat dan mesin pertanian (alsintan) milik pemerintah ya
PERTANIAN AGRIBISNIS
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kemen
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan memperkuat soliditas Kot
PEMERINTAHAN
MEDAN Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Jalan Sultan Serdang, khususnya akses dari Simpang Kayu Besar menuju Bandara Kualanamu, saat i
NASIONAL