Pujian John Herdman untuk Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert Jelang Indonesia vs Saint Kitts
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
JAKARTA – Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja, melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perusahaan perbankan swasta terbesar di Indonesia tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jahja diketahui menjual 1 juta lembar saham BBCA pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Aksi jual ini dilakukan ketika harga saham BBCA sedang dalam tren penguatan, dengan harga transaksi tercatat di Rp 8.750 per saham.
Dengan demikian, nilai transaksi yang diperoleh Jahja dari penjualan tersebut mencapai sekitar Rp 8,75 miliar.
Corporate Secretary BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, menyampaikan bahwa tujuan dari transaksi ini adalah diversifikasi portofolio investasi.
Meskipun terjadi pengurangan kepemilikan, secara persentase, porsi saham BBCA milik Jahja tetap berada di angka 0,03 persen, karena sebelumnya ia memegang 35,80 juta saham, dan kini tersisa 34,80 juta saham.
"Tujuan transaksi adalah untuk diversifikasi portofolio," jelas Ketut dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Sabtu (16/8/2025).
Sebagai catatan, beberapa bulan lalu, tepatnya pada 18 Maret 2025, Jahja Setiaatmadja justru tercatat melakukan pembelian 1.031.359 lembar saham BBCA dengan harga rata-rata Rp 8.975,05 per saham, senilai lebih dari Rp 9,25 miliar.
Kala itu, pembelian saham dilakukan bersamaan dengan sejumlah direksi dan komisaris BCA lainnya, menjelang cum dividen di pasar reguler dan negosiasi.
Aksi pembelian dan penjualan saham oleh pejabat emiten merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bagian dari strategi pengelolaan portofolio pribadi, selama dilakukan sesuai dengan ketentuan dan transparansi yang berlaku di pasar modal.
Meski saham BBCA sempat menurun menjelang akhir pekan ini, prospek jangka panjang emiten perbankan tersebut masih dinilai cukup solid oleh para analis.
Beberapa pengamat pasar mencermati bahwa level psikologis Rp 9.000 per saham masih menjadi titik yang dinantikan investor dalam waktu dekat, seiring dengan kinerja keuangan dan reputasi BCA yang tetap positif di tengah dinamika sektor perbankan nasional.
Saham BBCA sendiri dikenal sebagai salah satu saham blue chip paling defensif di Bursa Efek Indonesia, dengan basis investor ritel maupun institusi yang kuat, baik dari dalam maupun luar negeri.*
(km/a008)
JAKARTA Jelang laga Indonesia vs Saint Kitts & Nevis dalam FIFA Series 2026, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian k
OLAHRAGA
SERDANG BEDAGAI Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tol Sei Rampah, Kilometer 54, yang melibatkan kendaraan Toyota Kijang Kapsul d
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara kembali melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi yang melibatkan Penerimaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Siber (Direskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengungkap praktik perjudian online yang melibatkan
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Janji, Kecamatan Bilah
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma, yang lebih dikenal dengan sebutan Dokter Tifa, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengajukan permohonan rest
POLITIK
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan Tim Sepak Bola Batu Bara United yang aka
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi dari Serikat Pekerja Kehutanan di ruang kerjanya, K
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan blusukan ke permukiman warga di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Ka
POLITIK
MAKASSAR Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman meskipun dampak fenomena El Nino di
EKONOMI