
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalLANGKAT - Bupati Langkat Syah Afandin terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkelanjutan di wilayahnya.
Melalui Pelatihan Green Tourism bagi pelaku UMKM, Pemkab Langkat berkolaborasi dengan Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara, Kementerian Pariwisata RI, dan ILO, untuk mendorong ekonomi yang maju sekaligus ramah lingkungan.
Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, dan mengangkat tema "Pengembangan Bisnis Hijau dan Penguatan Literasi". Peserta tidak hanya mendapatkan materi selama lima hari, tetapi juga pendampingan langsung di lapangan untuk menerapkan konsep bisnis hijau yang tidak merusak lingkungan, terutama di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
Baca Juga:
Kadis Kominfo Langkat, Wahyudiarto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemkab Langkat dalam menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian alam.
"Pelatihan ini akan menjadi titik awal transformasi UMKM Langkat menuju bisnis hijau yang mandiri dan berdaya saing," ungkap Wahyudiarto, Rabu (20/8/2025) di Stabat.
Baca Juga:
Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kemenparekraf RI, Ika Kusuma, menyebut bahwa sinergi antar lembaga ini adalah contoh konkrit kolaborasi pembangunan berkelanjutan.
"Di tengah krisis lingkungan, justru kita dorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga harmoni alam," ujarnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Rudy Brando Hutabarat, memuji capaian pertumbuhan ekonomi Langkat yang berada di kisaran 4-7 persen, dan menyatakan BI siap memberikan dukungan untuk penguatan UMKM desa, baik dari segi kapasitas maupun peralatan.
Sebagai bentuk konkret, BI menyerahkan bantuan satu set mesin branding karung beras lokal lengkap dengan alat sablon dan mesin jahit kepada Kelompok Tani Karya Tani, guna memperkuat daya saing produk lokal.
Bupati Langkat Syah Afandin menyambut baik sinergi ini dan menyatakan akan memperluas program ke destinasi wisata lainnya.
"Kami akan meminta program serupa diterapkan di lokasi wisata lain. Selain membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat, konsep ekonomi hijau ini akan menjadi penjaga alam Langkat yang berharga," tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelatihan.
"Terima kasih atas dukungan Kemenparekraf, BI, serta semua mitra. Saya berharap kolaborasi ini bisa terus berjalan dan membawa kemajuan bagi Langkat dan Sumatera Utara secara keseluruhan," pungkas Syah Afandin.*
(at/j006)
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik