Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA,– Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menanggapi kritik atas pernyataannya sebelumnya mengenai bantuan dari Malaysia untuk korban bencana di Aceh.
Ia menegaskan tidak ada maksud untuk mengecilkan dukungan tersebut.
"Cuma mungkin pernyataan saya kemarin disalahpahami. Saya sama sekali tidak bermaksud mengecilkan bantuan dan dukungan dari warga Malaysia kepada Aceh. Kalau ada yang salah paham, saya minta maaf," kata Tito di Lanud Halim Perdanakusuma, Jumat (19/12/2025).
Baca Juga:
Tito menjelaskan, pernyataannya sebelumnya dimaksudkan untuk menekankan bahwa Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak langkah penanganan bencana sejak hari pertama.
Ia mengingatkan kronologi aktivitasnya pasca-bencana. Pada 29 November 2025, Tito meninjau langsung lokasi bencana di Pidie Jaya, Aceh, dan keesokan harinya ke Lhokseumawe untuk bertemu Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sekaligus memberikan bantuan.
Selain itu, Tito juga berkoordinasi dengan para bupati, Polri, TNI, BNPB, dan Basarnas untuk memastikan langkah penanganan bencana berjalan cepat.
"Tadi saya juga mengoordinasikan sehingga dari Bulog keluar ratusan ton dari gudangnya," tambah Tito.
Mendagri menegaskan kembali, tidak ada maksud mengkerdilkan bantuan dari warga Malaysia yang dikirim ke Indonesia.
Ia menekankan hubungan baik kedua negara sebagai bangsa serumpun dan menghormati seluruh warga Malaysia serta diaspora di sana.
Sebelumnya, Tito sempat menyebut nilai bantuan Malaysia yang dikirim dalam bentuk obat-obatan berkisar Rp1 miliar, yang kemudian memicu kritik dari berbagai pihak.*
(oz/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.