Konferensi Internasional Selat Malaka 2026 Hasilkan 10 Resolusi dan 10 Rekomendasi Kebijakan
KEPULAUAN RIAU Konferensi Internasional mengenai Selat Malaka yang pertama atau 1st International Conference on The Strait of Malacca (I
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dolfie Othniel Frederic Palit, menyampaikan keprihatinannya terkait melonjaknya alokasi anggaran Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) dalam RAPBN 2026 yang mencapai Rp 525 triliun, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 258 triliun.
Dalam rapat kerja bersama pemerintah, Dolfie menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran sebesar itu.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena porsi pengawasan DPR terhadap alokasi tersebut dinilai dikesampingkan.
"Rp 525 triliun ini direncanakan, digunakan, dan dikelola sendiri oleh pemerintah tanpa pembahasan bersama DPR. Katanya kita ingin transparan dan tertib, namun hal ini justru tidak mencerminkan keadilan anggaran," ujar Dolfie, Kamis (21/8).
Dolfie menyoroti penggunaan BA BUN selama ini, yang sebagian besar diperuntukkan untuk pembayaran kompensasi listrik dan BBM dengan kisaran anggaran sekitar Rp 200 triliun.
Dengan asumsi tersebut, ia mempertanyakan sisa anggaran sekitar Rp 300 triliun yang belum dijelaskan secara spesifik dalam RAPBN.
Ia berharap, pemerintah dapat melibatkan DPR dalam pembahasan rinci mengenai penggunaan anggaran tersebut guna memastikan "rambu-rambu" penggunaan yang tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan hukum.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa sebagian dari alokasi BA BUN memang berkaitan dengan diskresi presiden, khususnya dalam pelaksanaan program strategis nasional yang diatur melalui Instruksi Presiden (Inpres).
"Kami memahami dan mencatat pandangan Pak Dolfie. Tentu akan kami operasionalkan dalam bentuk prioritas program presiden yang tertuang dalam Inpres," ujar Sri Mulyani.
Ia juga menambahkan, penggunaan anggaran tersebut telah dirinci dengan jelas, dan diarahkan untuk program prioritas seperti pembangunan jalan, infrastruktur daerah, dan pengelolaan sampah, yang menurutnya tidak berjalan optimal di banyak wilayah.
"Kami ambil alih karena tidak terjadi progres signifikan di daerah. Namun kami juga menjamin bahwa prinsip transparansi akan tetap kami perhatikan," tegasnya.
Perdebatan mengenai alokasi BA BUN ini menjadi refleksi penting bagi tata kelola keuangan negara.
KEPULAUAN RIAU Konferensi Internasional mengenai Selat Malaka yang pertama atau 1st International Conference on The Strait of Malacca (I
PEMERINTAHAN
BATU BARA Menurut informasi, kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Umum Simpang Sei BejangkarTanjung Tiram, tepatnya di sekita
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pengembangan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia mengungkap dugaan pungutan liar atau pungli terhadap warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) K
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Harfan Bahar didakwa membawa narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Milite
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan melalui pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara bersama Bank Sumut menghadirkan program KMG MERDEKA atau Kredit Multi Gu
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah bahkan
EKONOMI
MEDAN Seorang perempuan asal Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Wulamsari (27), diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan
PERISTIWA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula M
PEMERINTAHAN