BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Harga Emas Antam Melemah Rp4.000, Profit Taking Bayangi Pasar

- Senin, 25 Agustus 2025 08:48 WIB
Harga Emas Antam Melemah Rp4.000, Profit Taking Bayangi Pasar
Ilustrasi Emas Antam. (foto: Logam Mulia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Senin (25 Agustus 2025).

Pelemahan ini terjadi seiring dengan lesunya harga emas dunia di tengah aksi ambil untung (profit taking) oleh para investor.

Harga emas 1 gram Antam dipatok sebesar Rp1.929.000, turun Rp4.000 dibandingkan harga akhir pekan lalu, Sabtu (23/8/2025).

Senada, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga turun Rp4.000, menjadi Rp1.775.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (25 Agustus 2025):

0,5 gr : Rp1.014.500

1 gr : Rp1.929.000

2 gr : Rp3.798.000

3 gr : Rp5.672.000

5 gr : Rp9.420.000

10 gr : Rp18.785.000

25 gr : Rp46.837.000

50 gr : Rp93.595.000

100 gr : Rp187.112.000

250 gr : Rp467.515.000

500 gr : Rp934.820.000

1.000 gr : Rp1.869.600.000

Sementara itu, harga emas dunia di pasar spot juga turut melemah. Pada pukul 08:27 WIB, harga tercatat turun 0,26% menjadi US$3.364,47 per troy ounce.

Padahal, pada Jumat (22/8/2025), emas global sempat menguat lebih dari 1%, menyentuh posisi tertinggi sejak 8 Agustus.

Secara mingguan, harga emas dunia masih mencatatkan kenaikan sebesar 1%, dan dalam sebulan terakhir menguat 1,53%.

Adapun secara year-to-date (YtD), harga emas dunia telah naik signifikan sebesar 28,24%, dan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kenaikannya mencapai 33,79%.

Analis menilai bahwa koreksi harga saat ini lebih disebabkan oleh aksi profit taking dari investor yang ingin mengamankan keuntungan setelah lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan kenaikan yang cukup tinggi sepanjang tahun, tidak mengherankan bila pelaku pasar memilih untuk melepas sebagian kepemilikannya guna mengunci cuan.

Dengan tren koreksi ini, para pelaku pasar dihadapkan pada dilema: menjual emas sekarang untuk merealisasikan keuntungan, atau menunggu potensi kenaikan lanjutan seiring dengan dinamika global seperti inflasi, suku bunga, dan ketegangan geopolitik.

Investor disarankan untuk memantau perkembangan pasar secara cermat dan menyesuaikan strategi berdasarkan profil risiko masing-masing.*

(bb/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru