MEDAN (BITV) – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (27/8/2025).
Kenaikan ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang menguat di tengah dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas Antam naik sebesar Rp8.000 menjadi Rp1.940.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh pihak Antam juga meningkat senilai yang sama menjadi Rp1.786.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan berat per hari ini:
0,5 gr : Rp 1.020.000
1 gr : Rp 1.940.000
2 gr : Rp 3.820.000
3 gr : Rp 5.705.000
5 gr : Rp 9.475.000
10 gr : Rp 18.895.000
25 gr : Rp 47.112.000
50 gr : Rp 94.145.000
100 gr : Rp 188.212.000
250 gr : Rp 470.265.000
500 gr : Rp 940.320.000
1000 gr : Rp 1.880.600.000
Kenaikan harga emas Antam tak lepas dari sentimen positif di pasar emas global.
Pada perdagangan Selasa (26/8), harga emas dunia di pasar spot ditutup menguat 0,75% menjadi US$3.392,1 per troy ounce, level tertinggi sejak 8 Agustus 2025.
Lonjakan harga emas ini terjadi di tengah ketidakpastian kebijakan bank sentral AS, usai Presiden Donald Trump secara mendadak memberhentikan Anggota Dewan Gubernur Federal Reserve, Lisa Cook.
Pemecatan ini diduga terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen pada aplikasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang diajukan Cook sebelum menjabat.
Langkah Trump tersebut menimbulkan spekulasi bahwa pengganti Cook kelak akan sejalan dengan pandangan Presiden yang cenderung mendukung pelonggaran kebijakan moneter.
Ekspektasi pasar pun beralih ke kemungkinan penurunan suku bunga acuan ke depan.
"Setiap pengganti yang ditunjuk akan dinilai sebagai bagian dari agenda pelonggaran moneter Trump. Ini menjadi katalis positif bagi emas," ujar Charu Chanana, Strategist di Saxo Capital Markets Pte, dikutip dari Bloomberg News.
Sebagaimana diketahui, emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).
Dalam situasi suku bunga rendah, emas menjadi pilihan menarik karena nilai simpanannya tetap stabil dan cenderung naik saat nilai mata uang turun.
Penguatan harga emas Antam hari ini menjadi cerminan dari kondisi global yang tidak menentu, terutama terkait dinamika kebijakan moneter AS.
Bagi investor dan masyarakat, momen ini bisa menjadi peluang untuk mempertimbangkan kembali emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) di tengah potensi pelemahan nilai tukar dan suku bunga.*