Sopir Angkutan Konvensional Bali Dapat Perlindungan, Koster Fasilitasi Kuota dan BPJS
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan komitmennya untuk memperkuat regulasi dan perlindungan terhadap sopir transportasi konv
PEMERINTAHAN
MEDAN – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan hari ini, Senin (8/9).
Sentimen positif datang dari pelemahan dolar AS secara global, setelah rilis data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan pasar.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka pada level Rp16.377 per dolar AS, menguat 0,26% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Penguatan ini menempatkan rupiah di jalur hijau bersama mayoritas mata uang utama Asia.
Di kawasan Asia, baht Thailand memimpin penguatan dengan kenaikan 0,37%, disusul dolar Taiwan (+0,36%) dan ringgit Malaysia (+0,27%).
Tren positif ini terjadi seiring melemahnya Dollar Index, yang mencerminkan nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia.
Pelemahan greenback dipicu oleh data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan. US Bureau of Labor Statistics melaporkan bahwa sepanjang Agustus, ekonomi AS hanya mampu menambah 22.000 lapangan kerja non-pertanian (non-farm payrolls), jauh di bawah capaian Juli sebesar 79.000 dan ekspektasi pasar sebesar 75.000.
Data ini memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera memangkas suku bunga acuan (Federal Funds Rate) guna menopang pertumbuhan ekonomi yang mulai melambat.
Menurut data CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) dalam pertemuan bulan September ini mencapai 92%.
Hanya 8% kemungkinan pemangkasan lebih dalam sebesar 50 bps, sementara peluang suku bunga tetap berada di level saat ini nyaris 0%.
Dolar yang melemah membuat investor global mengalihkan minatnya ke aset-aset berdenominasi mata uang lainnya, termasuk rupiah.
Selain itu, ekspektasi penurunan suku bunga AS juga membuat investasi dalam dolar menjadi kurang menarik, terutama untuk instrumen berpendapatan tetap seperti obligasi.
Dengan sentimen global yang condong dovish dan tren risk appetite yang membaik, rupiah dan aset pasar berkembang lainnya mendapat dukungan tambahan.
Analis memperkirakan, jika sentimen dovish dari The Fed terus menguat dan tidak ada gejolak geopolitik besar, rupiah berpeluang mempertahankan penguatan.
Namun, Bank Indonesia (BI) diperkirakan tetap akan menjaga stabilitas nilai tukar dengan langkah-langkah intervensi bila volatilitas kembali meningkat.
Investor dan pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati pergerakan global, termasuk perkembangan suku bunga acuan di negara maju dan data ekonomi dalam negeri seperti cadangan devisa dan neraca perdagangan.*
(bb/a008)
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan komitmennya untuk memperkuat regulasi dan perlindungan terhadap sopir transportasi konv
PEMERINTAHAN
BATAM Fandi Ramadhan, Anak Buah Kapal (ABK) asal Belawan, Medan, yang menjadi terdakwa dalam kasus penyelundupan 2 ton sabu, membacakan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, memastikan industri otomotif nasional telah memiliki kapasitas untuk memprodu
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan bahwa pihaknya membuka kemungkinan untuk mengundang partai
POLITIK
MANDAILING NATAL Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Warung Kopi Madina menggelar acara syukuran sekaligus buka puasa bersama masyarak
NASIONAL
DENPASAR Pemerintah Provinsi Bali menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait penambahan 3.000 hingga 10.000 unit ta
PEMERINTAHAN
BATUBARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara pemerint
PEMERINTAHAN
DENPASAR Dugaan tindak pidana penipuan melalui media elektronik terkait event lari bertajuk Multikultural Run resmi dilaporkan ke Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNG BALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri acara pemberian santunan anak Yatim sekaligus peresmian The Yat
PENDIDIKAN
BATAM Dua warga negara Thailand, Weerapat Phongwan dan Teerapong Lekpradub, yang menjadi terdakwa kasus penyelundupan 2 ton sabu di pera
HUKUM DAN KRIMINAL