MEDAN — Mayoritas hargapangan pokok mengalami kenaikan secara nasional pada hari ini, Sabtu (13/9/2025).
Berdasarkan data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per pukul 07.22 WIB, sejumlah komoditas strategis menunjukkan tren kenaikan, terutama pada kelompok cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang putih bonggol.
Harga beras medium tercatat naik 0,13% menjadi Rp14.031 per kilogram, sementara beras premium justru turun tipis 0,07% ke level Rp16.153 per kilogram.
Harga beras SPHP, yang merupakan beras program pemerintah, juga mengalami penurunan 0,04% menjadi Rp12.559 per kilogram.
Sektor hortikultura menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi.
Harga bawang putih bonggol naik 0,26% menjadi Rp37.912 per kilogram, sementara bawang merah turun 0,02% ke angka Rp43.125 per kilogram.
Untuk komoditascabai, meskipun sempat mengalami lonjakan sebelumnya, hari ini cenderung mengalami penurunan.
Harga cabai rawit merah turun 0,41% menjadi Rp47.713 per kilogram, cabai merah keriting turun 0,52% ke Rp52.622 per kilogram, dan cabai merah besar mengalami koreksi 0,74% menjadi Rp45.866 per kilogram.
Di sektor protein hewani, daging ayam ras mengalami kenaikan 0,4% ke level Rp37.489 per kilogram, sementara telur ayam ras naik signifikan 0,92% menjadi Rp29.904 per kilogram.
Sebaliknya, harga daging sapi murni justru turun 0,11% menjadi Rp135.191 per kilogram, memberikan sedikit ruang bagi konsumen yang mengandalkan protein merah.
Harga minyak goreng kemasan tercatat naik 0,24% menjadi Rp21.049 per kilogram, sedangkan minyak goreng curah naik 0,25% ke Rp17.551 per kilogram.
Harga gula konsumsi juga mengalami kenaikan 0,23% ke Rp18.239 per kilogram.
Sementara itu, kedelai biji kering (impor) justru mengalami penurunan harga sebesar 0,49%, kini berada di angka Rp10.688 per kilogram.
Untuk komoditas berbasis biji dan tepung, tepung terigu curah turun 0,12% menjadi Rp9.857 per kilogram, sedangkan tepung terigu kemasan naik 0,48% ke angka Rp13.138 per kilogram.
Harga jagung di tingkat peternak turun 0,45% ke Rp6.614 per kilogram, memberikan angin segar bagi sektor peternakan.
Sementara itu, harga ikan konsumsi bergerak naik secara umum.
Ikan kembung naik 0,16% menjadi Rp42.185 per kilogram, ikan tongkol naik 0,29% ke Rp35.189 per kilogram, dan ikan bandeng mengalami kenaikan 0,51% ke level Rp35.492 per kilogram.
Kenaikan harga beberapa komoditas strategis ini kembali menyoroti pentingnya intervensi pasar dan distribusi yang merata, terutama menjelang kuartal terakhir tahun 2025.
Pemerintah diharapkan terus mengawasi dinamika hargapangan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mencegah terjadinya inflasi yang signifikan dari sektor pangan.*