BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

Menkeu Purbaya Jamin Keuangan Negara Aman Meski Pajak Melambat

- Minggu, 14 September 2025 14:32 WIB
Menkeu Purbaya Jamin Keuangan Negara Aman Meski Pajak Melambat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (foto: antara)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi kas negara tetap aman dan mencukupi untuk menjalankan program-program pembangunan, meskipun realisasi penerimaan pajak hingga pertengahan tahun 2025 tercatat melambat.

Dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9/2025), Purbaya menekankan bahwa pemerintah masih memiliki cadangan anggaran dalam bentuk Sisa Anggaran Lebih (SAL) yang cukup besar.

"Seandainya [penerimaan pajak] di bawah target pun tidak usah takut. Tahun lalu masih ada SAL yang cukup banyak. Jadi, Anda enggak usah takut pemerintah enggak punya uang untuk membangun," ujar Purbaya.

Baca Juga:

? SAL Jadi Andalan

Data Kementerian Keuangan mencatat bahwa SAL APBN 2025 mencapai Rp457,5 triliun. Dari jumlah tersebut, pemerintah telah mengalokasikan Rp16 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta Rp85,6 triliun guna menutup potensi pelebaran defisit APBN 2025.

? Penerimaan Pajak Melambat, Tapi Masih Terkendali

Purbaya mengakui adanya perlambatan penerimaan pajak, terutama pada PPN dan PPnBM, yang kemungkinan besar disebabkan oleh:

Konsumsi rumah tangga yang melandai

Kinerja ekonomi yang belum sepenuhnya pulih

Namun, ia optimistis tren akan berubah pada kuartal IV-2025. Pemerintah telah menyiapkan strategi untuk mendongkrak perekonomian, di antaranya:

Stimulus fiskal

Suntikan dana Rp200 triliun ke lima bank besar guna menggerakkan sektor riil

"Kalau semua program jalan, saya yakin target-target akan tercapai dan pertumbuhan ekonomi akan setinggi yang kita beri sebelumnya," ujar Purbaya.

? Capaian Pajak per Juli 2025

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan, penerimaan pajak hingga akhir Juli 2025 mencapai Rp990 triliun, turun 5,29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Rp1.045,3 triliun). Namun demikian, kontribusi pajak terhadap pendapatan negara justru meningkat sebesar 1,67%.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan peningkatan kontribusi ini menunjukkan efisiensi pengelolaan pajak yang terus membaik.

?️ Program Pembangunan Tetap Jalan

Dengan kombinasi antara SAL yang besar, stimulus ekonomi, dan optimalisasi pajak, pemerintah yakin seluruh program pembangunan prioritas nasional seperti infrastruktur, bantuan sosial, serta dukungan UMKM tetap bisa dijalankan tanpa hambatan keuangan.*

(oz/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Momen 100 Karangan Bunga Warnai Ultah Sri Mulyani Jadi Sorotan, Seruan Dosen untuk Pendidikan yang Lebih Adil
Danais Bakal Dipangkas 50 Persen, Sri Sultan HB X Tegaskan Tak Akan Lobi Pemerintah Pusat
KPK Periksa Mantan Dirjen Kemenkeu Boediarso Teguh Terkait Kasus Dugaan Korupsi di PUPR Mempawah
Menkeu Sri Mulyani Tegaskan Komitmen Pemerintah Alokasikan 5 Persen APBN untuk Kesehatan
Kemenkeu dan Kementerian ESDM Perkuat Sinergi Tata Kelola Migas dan Pertambangan Lewat Kerja Sama Strategis
Seleksi DK LPS Dibuka 4 Juli, Sri Mulyani “Blacklist” Orang Dalam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru