Fakta Sidang: Pria di Medan Bekap Istri hingga Tewas usai Cekcok
MEDAN Seorang pria, Asrizal (46), didakwa membunuh istrinya, Nur Sri Wulandari, di rumah mereka di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus tambahan senilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional di sisa kuartal IV-2025.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Airlangga menjelaskan bahwa ada tiga faktor utama yang akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional hingga akhir tahun, yakni:Baca Juga:
"Tentu [dengan stimulus ini] akan sangat membantu. Mudah-mudahan masih ada lagi stimulus yang bisa kita luncurkan, termasuk juga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)," ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar evaluasi terhadap stimulus ekonomi terus dilakukan hingga Oktober.
Evaluasi ini mencakup potensi penambahan insentif baru yang menyasar sektor konsumsi masyarakat, daya beli, serta program padat karya.
"Pemerintah tidak menutup kemungkinan akan meluncurkan insentif tambahan menjelang akhir tahun, yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata dia.
Airlangga menegaskan bahwa stimulus yang sedang disiapkan merupakan bagian dari Program Paket Kebijakan Stimulus Ekonomi 2025, yang terdiri atas:
- 8 program akselerasi ekonomi 2025,
- 4 program lanjutan pada 2026, dan
- 5 program prioritas penyerapan tenaga kerja.
Salah satu andalan dalam paket tersebut adalah program magang nasional untuk lulusan perguruan tinggi (maksimal 1 tahun setelah lulus), baik lulusan S1, D3, maupun setara.
Program ini akan dihubungkan langsung dengan industri melalui platform SIAPkerja. Sebanyak 20.000 peserta ditargetkan pada gelombang pertama.
Tak hanya fokus pada industri dan tenaga kerja formal, stimulus juga menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, melalui beberapa program berikut:
- Program bantuan pangan Oktober–November 2025, berupa 10 kg beras per keluarga, dengan anggaran Rp7 triliun.
- Subsidi iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja bukan penerima upah seperti driver ojek online, ojek pangkalan, kurir, dan sopir logistik.
Pemerintah akan menanggung 50% iuran JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) bagi sekitar 731.300 pekerja.
MEDAN Seorang pria, Asrizal (46), didakwa membunuh istrinya, Nur Sri Wulandari, di rumah mereka di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan. P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, mengusulkan penggunaan sistem verifikasi biometrik seperti sidik jari atau retina ma
NASIONAL
BANDA ACEH Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Marzuki Ali Basyah, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang digela
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan mengkaji dampak putusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan hanya Badan Pemeriksa K
NASIONAL
JAKARTA Persidangan perdana kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank, M Ilham Pradipta, mengungkap peran tiga prajurit TNI dal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Sosial mulai menyiapkan transisi penggunaan kendaraan operasional berbasis listrik sebagai bagian dari upaya efisien
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan insentif bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi peserta program M
NASIONAL
KUPANG Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melepas Pawai Paskah Akbar 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 6 April 2026.
NASIONAL
LABUHANBATU Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Sumatera Utara memusnahkan sebuah bom mortir yang ditemukan warga di kawasan Da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan kementerian dan lembaga agar menggunakan anggaran negara secara disiplin dan
EKONOMI