Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menegaskan bahwa baliho bergambar Presiden Prabowo Subianto yang terpampang di Tel Aviv, Israel, tidak mencerminkan arah kebijakan luar negeri Indonesia.
Baliho yang memuat foto Presiden Prabowo berdampingan dengan para pemimpin dunia seperti PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump, memicu perhatian publik setelah viral di media sosial.
Dalam baliho bertuliskan "Pak Presiden, Israel Berdiri Bersama Rencanamu", tampak pula logo Abraham Shield, yang dikenal sebagai simbol dukungan terhadap normalisasi hubungan diplomatik Israel dengan sejumlah negara Arab.Baca Juga:
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa posisi Indonesia tetap tidak berubah, yaitu tidak akan ada normalisasi hubungan dengan Israel sebelum pengakuan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina.
"Posisi Indonesia sangat clear, bahwa tidak akan ada pengakuan dan normalisasi dengan Israel, baik melalui Abraham Accords maupun platform lainnya, kecuali Israel terlebih dahulu mengakui negara Palestina yang merdeka dan berdaulat," tegas Yvonne kepada wartawan, Selasa (30/9/2025).
Kemlu RI juga mengimbau publik untuk tidak terjebak dalam narasi simbolik atau visual yang dibentuk oleh pihak luar, terutama yang tidak berasal dari entitas resmi pemerintah.
"Simbol visual seperti baliho atau kampanye publik di negara lain tidak dapat dijadikan indikator kebijakan luar negeri Indonesia. Itu bisa dibuat oleh siapa pun, termasuk organisasi non-pemerintah di Israel," ujarnya.
Yvonne menambahkan bahwa hal serupa telah berulang kali ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri RI, yakni bahwa visi apa pun terkait Israel harus dimulai dari pengakuan atas Palestina yang merdeka dan berdaulat.
Kemunculan baliho ini terjadi hanya beberapa hari setelah pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB di New York, di mana ia menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berdialog dengan semua pihak, termasuk Israel, namun menegaskan bahwa pengakuan Palestina tetap menjadi prasyarat utama.
Baliho tersebut menampilkan Prabowo berdiri bersama para pemimpin dunia lainnya, termasuk:
- PM Israel Benjamin Netanyahu
- Presiden AS Donald Trump
- Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman
- Presiden Palestina Mahmoud Abbas
- Presiden Mesir Abdul Fattah as-Sisi
- Raja Yordania Abdullah II
- Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al-Nahyan
Foto ini diduga merupakan bagian dari kampanye pihak eksternal yang tidak memiliki kaitan langsung dengan pemerintah Indonesia.*
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
LANGKAT Ketua Pemuda Muslimin Sumatera Utara (PMS) Kabupaten Langkat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP,
POLITIK
CHONBURI Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampak tidak terlalu puas meski skuad Garuda berhasil menang 30 atas Timor Leste pada laga
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi III DPR RI dipastikan masih menyusun dan melakukan harmonisasi terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset. Bahk
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pe
EKONOMI
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalur rel Direktorat Jenderal P
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Perlindungan Anak
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai membuka secara transparan tata kelol
PEMERINTAHAN
BATU BARA Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sorotan muncul menyusu
PEMERINTAHAN