Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus tambahan senilai hampir US$2 miliar atau sekitar Rp33 triliun untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional di sisa kuartal IV-2025.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Airlangga menjelaskan bahwa ada tiga faktor utama yang akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional hingga akhir tahun, yakni:Baca Juga:
"Tentu [dengan stimulus ini] akan sangat membantu. Mudah-mudahan masih ada lagi stimulus yang bisa kita luncurkan, termasuk juga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru)," ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar evaluasi terhadap stimulus ekonomi terus dilakukan hingga Oktober.
Evaluasi ini mencakup potensi penambahan insentif baru yang menyasar sektor konsumsi masyarakat, daya beli, serta program padat karya.
"Pemerintah tidak menutup kemungkinan akan meluncurkan insentif tambahan menjelang akhir tahun, yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata dia.
Airlangga menegaskan bahwa stimulus yang sedang disiapkan merupakan bagian dari Program Paket Kebijakan Stimulus Ekonomi 2025, yang terdiri atas:
- 8 program akselerasi ekonomi 2025,
- 4 program lanjutan pada 2026, dan
- 5 program prioritas penyerapan tenaga kerja.
Salah satu andalan dalam paket tersebut adalah program magang nasional untuk lulusan perguruan tinggi (maksimal 1 tahun setelah lulus), baik lulusan S1, D3, maupun setara.
Program ini akan dihubungkan langsung dengan industri melalui platform SIAPkerja. Sebanyak 20.000 peserta ditargetkan pada gelombang pertama.
Tak hanya fokus pada industri dan tenaga kerja formal, stimulus juga menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, melalui beberapa program berikut:
- Program bantuan pangan Oktober–November 2025, berupa 10 kg beras per keluarga, dengan anggaran Rp7 triliun.
- Subsidi iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja bukan penerima upah seperti driver ojek online, ojek pangkalan, kurir, dan sopir logistik.
Pemerintah akan menanggung 50% iuran JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) bagi sekitar 731.300 pekerja.
Airlangga menyatakan bahwa seluruh rangkaian stimulus ini bertujuan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Pemerintah berharap dampak nyata dari stimulus ini mulai terlihat dalam triwulan IV-2025, dan menjadi pondasi kuat untuk memasuki tahun fiskal 2026.
"Dengan kombinasi belanja negara, arus investasi, dan stimulus tambahan, pemerintah optimistis dapat menjaga daya beli dan menekan pengangguran," tutup Airlangga.*
(bb/a008)
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA