Harga Pertamax Naik Tajam, DPR Ingatkan Risiko Lonjakan Pengguna Pertalite dan Ancaman Gangguan Pasokan
JAKARTA Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani mengingatkan pemerintah dan PT Pertamina (Persero) untuk mengantisipasi potensi m
EKONOMI
KUDUS - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya dalam membenahi industri rokok ilegal di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan pendekatan baru untuk mengakomodasi pelaku usaha ilegal agar dapat beroperasi secara sah di bawah regulasi yang berlaku.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Purbaya melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (3/10/2025).
"Nanti ke depan, tadi Pak Bupati katanya punya rencana satu lagi untuk membangun kawasan industri yang sejenis di tempat lain dengan luas tanah 5 hektare. Kita melihat berapa cepat dia bangun. Kalau dia enggak punya duit, nanti saya lihat saya bisa masuk enggak ke situ. Dengan harapan produsen yang gelap bisa masuk ke sana," ujar Purbaya.Baca Juga:
Pemutihan untuk Pelaku Usaha Rokok Ilegal
Menkeu menyebut kemungkinan pemerintah akan melakukan pemutihan atau pengampunan dosa masa lalu bagi pelaku industri rokok ilegal sebagai bagian dari proses legalisasi. Namun, setelah masa transisi tersebut, pemerintah akan bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum di sektor ini.
"Mungkin akan ada pemutihan juga ya, ke belakang dosanya diampunin. Tapi setelah itu ke depan kita akan bertindak keras," tegasnya.
Langkah ini disebut sebagai bentuk keadilan fiskal dan strategi pemerintah dalam menjaga penerimaan negara dari sektor cukai, sekaligus memperkuat struktur industri hasil tembakau yang berkelanjutan dan formal.
Ciptakan Pasar yang Adil untuk Industri Besar dan Kecil
Purbaya menambahkan bahwa saat ini pemerintah juga sedang menyusun skema tarif cukai yang lebih adil, khususnya bagi pelaku usaha kecil agar tetap mampu bertahan tanpa mengganggu iklim persaingan usaha.
"Pak Dirjen sedang mempelajari seperti apa yang paling pas buat perusahaan-perusahaan kecil, yang bisa hidup tapi tidak terlalu mengganggu pasar secara nggak fair. Jadi kita ciptakan pasar yang fair untuk industri besar maupun kecil, sehingga semuanya bisa hidup," ujarnya.
Langkah ini juga diharapkan mampu mendorong penurunan angka pengangguran, terutama di sektor padat karya seperti industri hasil tembakau.
"Yang penting, lapangan pekerjaan tetap terjaga," pungkas Purbaya.*
(oz/j006)
JAKARTA Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani mengingatkan pemerintah dan PT Pertamina (Persero) untuk mengantisipasi potensi m
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung, berharap persidangan perkara dugaan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presid
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Presiden ke7 RI Joko Widodo mengungkap adanya dugaan manipulasi atau pengubahan bukti elektronik dalam perkara
POLITIK
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas pangan dengan harga tertinggi di pasar nasional. Berdasarkan data Pus
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging aya
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengerahkan armada pemadam kebakaran untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak krisi
NASIONAL
MEDAN Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) melakukan ziarah ke makam enam mantan Ketua Umum yang telah wafat m
SENI DAN BUDAYA
ACEH Sebagian besar wilayah Provinsi Aceh diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan sepanjang hari. Kondisi ini terjadi d
NASIONAL
MEDAN Sebagian besar wilayah Sumatera Utara diperkirakan mengalami hujan ringan pada hari ini. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di se
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Khusus Jakarta diperkirakan cerah sepanjang hari. Kondisi ini mencakup wilayah Kepulauan Seribu,
NASIONAL