Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA- Jumlah rekening tabungan di Indonesia terus meningkat setiap tahun, namun tidak semuanya aktif digunakan secara rutin oleh nasabah.
Sebagian rekening justru berhenti berfungsi akibat tidak ada transaksi selama berbulan-bulan dan akhirnya masuk kategori rekening dormant.
Fenomena ini semakin mencuat seiring perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih memilih bertransaksi melalui kanal digital dibandingkan menggunakan layanan fisik seperti ATM atau kantor cabang.
Baca Juga:
Perubahan kebiasaan tersebut menjadi tantangan bagi industri perbankan untuk menjaga rekening tetap produktif dan bermanfaat bagi nasabah.
Rekening dormant didefinisikan sebagai rekening tabungan yang tidak aktif dalam periode enam hingga dua belas bulan karena tidak ada aktivitas finansial.
Risikonya cukup besar, mulai dari pemblokiran otomatis oleh sistem, saldo yang tergerus biaya administrasi, hingga keterbatasan riwayat transaksi yang dapat mempersulit pengajuan kredit.
Seiring meningkatnya digitalisasi, nasabah kini lebih sering menggunakan aplikasi mobile banking untuk berbagai kebutuhan, seperti transfer, pembayaran, hingga investasi.
Namun, kemudahan membuka rekening digital juga memicu munculnya banyak rekening tidak aktif karena nasabah sering memiliki lebih dari satu akun.
Untuk menjawab tantangan itu, BRI melalui aplikasi BRImo menghadirkan fitur yang memungkinkan nasabah melakukan reaktivasi rekening secara digital tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Langkah ini menjadi bentuk transformasi digital yang tidak hanya efisien, tetapi juga meningkatkan kenyamanan serta keterlibatan nasabah.
BRImo kini berkembang menjadi super app yang tidak hanya melayani transaksi keuangan, tetapi juga investasi, lifestyle, dan pengelolaan aset produktif.
Dengan fitur-fitur seperti cicil emas, BRImo mendorong nasabah untuk mengubah saldo pasif menjadi aset bernilai dan menghindari potensi dormant.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.