BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.563 per Dolar AS

Adelia Syafitri - Senin, 06 Oktober 2025 10:04 WIB
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.563 per Dolar AS
Ilustrasi. (foto: vocazine)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin (6/10/2025).

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.00 WIB, rupiah tercatat menguat sebesar 0,21% ke posisi Rp16.563 per dolar AS, menandai awal pekan yang cukup positif bagi mata uang Garuda.

Penguatan rupiah terjadi di tengah tren melemahnya dolar AS secara global, menyusul ketidakpastian fiskal di Negeri Paman Sam akibat penutupan sebagian pemerintahan federal (government shutdown), serta meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed).

Baca Juga:

Sebelumnya, pada Jumat (3/10/2025), dolar AS tercatat melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia.

Salah satu pemicu utamanya adalah tertundanya rilis data ketenagakerjaan nonpertanian (nonfarm payrolls) untuk bulan September akibat penutupan pemerintahan, yang menimbulkan kekhawatiran atas prospek ekonomi AS.

"Jika shutdown ini berlangsung selama beberapa minggu, pasar akan mulai mempertanyakan kemampuan pemerintah AS dalam mengelola negara," ujar Thierry Wizman, Global FX and Rates Strategist di Macquarie, New York.

Kondisi ini turut meningkatkan volatilitas pasar valuta asing, meski sejauh ini masih berada dalam kisaran terbatas.

"Tidak ada momentum arah yang kuat saat ini, dan fakta bahwa pemerintahan sedang tutup hanya memperpanjang kondisi stagnan," tambah Vassili Serebriakov, FX Strategist UBS.

Pasar kini menilai kemungkinan besar The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) dalam pertemuan kebijakan bulan Oktober.

Bahkan, berdasarkan data LSEG, pelaku pasar telah memperhitungkan penurunan suku bunga sekitar 47 bps untuk sisa tahun ini, setara dengan hampir dua kali pemangkasan.

Sikap dovish dari beberapa pejabat The Fed, termasuk Gubernur The Fed Stephen Miran, turut memperkuat harapan tersebut.

Miran sebelumnya mendorong pemangkasan hingga 50 bps pada rapat sebelumnya, dengan alasan perlambatan ekonomi dan pasar tenaga kerja.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Sentuh Rp2,25 Juta per Gram
KPP Dorong Akses Perumahan dan Pertumbuhan UMKM di Indonesia
Tak Terpengaruh Luhut, Purbaya Tetap Akan Potong Anggaran MBG yang Tak Terserap
451 Perusahaan Siap Sambut Program Magang Nasional 2025, 20 Ribu Lulusan Baru Akan Terlibat
Harga Emas di Pegadaian Naik Kompak, Emas Antam Tembus Rp2,34 Juta per Gram
Menakhodai Pembangunan Aceh dengan Syair Perahu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru