Torpedo FC Menang 3-1 atas Sinar Muda FC, Lolos ke Semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17!
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
bitvonline.com-Gangguan layanan internet Indibiz Telkom di kawasan Jalan Haji Anif, Cemara, Kuta Percut Sei Tuan, sejak Selasa (7/10/2025) pagi, membuat pelanggan frustrasi. Hingga pukul 16.44 WIB, jaringan masih mati total, melumpuhkan aktivitas bisnis, kantor, dan pelaku UMKM yang bergantung penuh pada koneksi internet stabil.
"Sudah berjam-jam tidak bisa akses apa-apa. Kami bayar mahal tiap bulan, tapi pelayanan seperti ini bikin rugi. Saat kami hubungi 1500250, jawabannya cuma sabar—tidak tahu kapan normal," keluh seorang pelanggan yang enggan disebut namanya.
Gangguan sejak pukul 10.30 WIB itu bukan sekadar kendala teknis biasa. Bagi banyak pelaku usaha, hal ini berarti kerugian finansial nyata — transaksi tertunda, pesanan tertahan, hingga reputasi bisnis terganggu.Baca Juga:
Beberapa pelanggan mengaku telah mengirimkan aduan ke akun resmi Telkom di media sosial, namun tidak mendapat jawaban memuaskan. Mereka menilai Telkom lamban dan kurang transparan dalam menangani insiden yang berdampak luas ini.
"Kami ini pelanggan bisnis, bukan pengguna gratisan. Kalau layanan mati berjam-jam, seharusnya ada kompensasi atau potongan tagihan. Ini sudah bukan sekadar gangguan teknis, tapi kelalaian layanan," ujar pelanggan lainnya dengan nada kesal.
Tanggung Jawab Telkom Diatur Undang-Undang
Gangguan jaringan yang merugikan konsumen seperti ini seharusnya tidak dibiarkan tanpa penjelasan resmi dan kompensasi.
Menurut Pasal 4 huruf a dan h Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), konsumen berhak mendapatkan:
Kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam menggunakan barang dan/atau jasa.
Kompensasi, ganti rugi, dan/atau penggantian apabila barang atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Selain itu, Pasal 19 ayat (1) dan (2) UUPK juga menegaskan:
"Pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, dan/atau kerugian konsumen akibat mengonsumsi barang dan/atau jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan."
Dengan demikian, Telkom Indonesia sebagai penyedia layanan internet wajib memberikan klarifikasi resmi dan kompensasi kepada pelanggan yang dirugikan, terutama bagi pelanggan Indibiz yang secara kontraktual menggunakan layanan berbayar premium.
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
JAKARTA Bareskrim Polri tengah mendalami kasus jaringan jual beli emas hasil tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Danke Rajag
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memimpin kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan
NASIONAL
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Kabupaten Semarang pa
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa terdapat 16 orang ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Analis Kebijakan Publik, Said Didu, berpendapat bahwa perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah (Timteng) lebih banyak membaw
NASIONAL
JAKARTA Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFI
SOSOK
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (B
EKONOMI