Gempa M5,0 Guncang Sinabang Aceh, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
JAKARTA– Harga Bitcoin (BTC) terus menunjukkan tren penguatan signifikan. Setelah sempat menembus level tertinggi mingguan di US$ 126.198 atau sekitar Rp 2,09 miliar (asumsi kurs Rp 16.588 per dolar AS), aset kripto terbesar di dunia itu kini bergerak di kisaran US$ 121.382 atau sekitar Rp 2,01 miliar pada perdagangan Jumat (10/10/2025).
Berdasarkan analisis Tokocrypto, pergerakan BTC masih berpotensi melanjutkan tren bullish, dengan area support berada di US$ 119.500, bertepatan dengan level Fibonacci 50%, sementara level resistensi kuat di US$ 124.850 menjadi sinyal peluang kenaikan ke US$ 130.000 atau sekitar Rp 2,15 miliar.
Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menilai volatilitas rendah yang tampak pada indikator Bollinger Band squeeze merupakan sinyal menarik bagi pasar. Menurutnya, kondisi saat ini mencerminkan fase konsolidasi sehat setelah periode volatilitas tinggi sebelumnya.Baca Juga:
"Jika BTC mampu bertahan di atas US$ 120.000 dan menembus US$ 124.850, peluang menuju US$ 130.000 terbuka lebar. Namun, kegagalan mempertahankan level US$ 119.500 dapat memicu koreksi jangka pendek hingga US$ 117.000," jelas Fyqieh dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (10/10/2025).
Dalam 24 jam terakhir (9/10/2025), harga BTC tercatat naik 0,64% ke level US$ 122.273 atau sekitar Rp 2,0 miliar, memperpanjang tren positif mingguan sebesar +3,07% dan bulanan +9,22%.
Kenaikan harga BTC turut dipicu ekspektasi kuat terhadap pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) serta meningkatnya permintaan institusional melalui Exchange-Traded Fund (ETF).
Risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru menunjukkan sikap dovish dari sebagian besar pejabat The Fed yang menilai pelonggaran kebijakan moneter masih diperlukan hingga akhir tahun ini.
Data CME FedWatch menunjukkan peluang 92,5% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 29 Oktober mendatang.
Menurut Fyqieh, kebijakan moneter longgar tersebut berpotensi melemahkan daya tarik dolar AS sekaligus memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset lindung nilai (hedging asset).
"Kebijakan ekspansif Amerika Serikat, termasuk injeksi dana US$ 2,5 triliun melalui program Reverse Repo, menjadi sinyal bullish bagi BTC. Seperti pada 2020–2021, penurunan imbal hasil riil biasanya diikuti lonjakan permintaan terhadap aset kripto, terutama Bitcoin," paparnya.
Selain faktor makroekonomi, peningkatan adopsi BTC oleh investor institusi turut memperkuat tren penguatan. Berdasarkan data Bitwise, total inflow aset kripto mencapai US$ 22,5 miliar sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025, dan diproyeksikan menembus US$ 30 miliar hingga akhir tahun.
Fyqieh memperkirakan arus masuk ETF akan mencapai puncak pada kuartal IV 2025 seiring meningkatnya minat dari investor ritel dan institusi terhadap BTC. Namun, ia mengingatkan bahwa dinamika kebijakan moneter global tetap menjadi faktor penentu arah pasar.
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) akan segera mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap Alexander Halim alias Akua
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand mulai tiba di Kota Medan menjelang Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IndonesiaMalaysiaT
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi tsunami di sekitar Selat Sunda masih rendah setelah aktivi
PERISTIWA
KARO Kecelakaan lalu lintas ringan di Jalan KabanjaheTigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungkap keberadaan tanaman yang didu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada hari yang sama. Hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 09.00 WIB, setidakn
PERISTIWA
JAKARTA Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan. Badan Meteorologi, Klimatolo
NASIONAL
JAKARTA Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai hal yang wajar. Eva
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap Frandika Adi Wijaya Ginting, 32 tahun, karena diduga menjual n
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Dua pria di Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diamankan polisi setelah diduga mencuri se
HUKUM DAN KRIMINAL